PONTIANAK POST - Presiden RI Prabowo Subianto melepas Kontingen Indonesia menuju SEA Games ke-33 di Thailand dengan pesan yang kuat pada Jumat (5/12) lalu.
Prabowo menyampaikan penghargaan kepada seluruh atlet yang mewakili Indonesia. Menurutnya, kesempatan untuk membela negara di ajang internasional adalah kehormatan besar yang tidak semua orang dapatkan.
“Kalian mendapat kesempatan, kehormatan, takdir dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mewakili bangsa Indonesia, bangsa keempat terbesar di dunia,” ujarnya. Ia bahkan mengaku tidak pernah merasakan kesempatan itu di masa mudanya.
“Saya tidak pernah mendapatkan apa yang dulu saya impikan sebagai pemuda: apakah suatu saat saya bisa mewakili bangsa saya di medan olahraga dunia?”
Prabowo juga memberikan penghormatan khusus kepada para ketua cabang olahraga yang terus mengabdi tanpa pamrih. Ia menyebut pengorbanan mereka sebagai wujud nyata cinta Tanah Air. “Menjadi ketua cabang olahraga di Indonesia adalah pekerjaan yang tidak ada terima kasihnya. Tapi mereka tetap memberi segalanya karena patriotisme,” ujarnya.
Kepada para atlet, Prabowo memberikan dorongan moral agar tampil maksimal di Thailand. “Berbuatlah yang terbaik. Berikan segala yang bisa kalian berikan. Kumandangkan Indonesia Raya di hadapan bangsa-bangsa lain,” katanya.
Presiden juga menyorot rencana insentif bagi atlet berprestasi. Ia telah memberi arahan agar bonus bagi peraih medali emas dapat ditingkatkan. “Anggaran 500 juta bisa dinaikkan menjadi 1 miliar. Bisa, kan? Alhamdulillah,” ucapnya, disambut tepuk tangan.
Selain itu, Prabowo menggarisbawahi pentingnya pembinaan jangka panjang. Ia menyampaikan rencananya membangun pusat pelatihan olahraga berskala besar—setidaknya 500 hektare—dengan fasilitas modern dan program pengembangan atlet sejak usia dini. “Kita akan kirim anak-anak kita ke mana saja untuk belajar. Kita datangkan pelatih terbaik. Kita bina dari umur 8 tahun,” jelasnya.
Menutup sambutan, Prabowo kembali menegaskan ketangguhan bangsa Indonesia. Ia mengajak para atlet tampil sebagai simbol kekuatan dan harapan di tengah duka yang dirasakan masyarakat. “Biar badai menerpa, kita akan kokoh seperti batu karang di tengah samudera,” katanya.
“Terima kasih atas semangatmu. Negara dan bangsa menunggu prestasimu. Semoga Tuhan Yang Maha Besar melindungi Saudara dalam perjuangan. MERDEKA!” pungkasnya disambut seruan “Jaya jaya jaya!” dari para atlet. (*)
Editor : Miftahul Khair