PONTIANAK POST - Suasana tenang yang menyelimuti kehidupan sehari-hari di Dusun Semanding, Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, berubah menjadi gempar kemarin (12/12). Sebuah ledakan dahsyat membuat warga panik.
Tak hanya karena kerasnya suara, ledakan itu juga membuat tiga rumah rusak. Dua di antaranya bahkan hancur. Tak cukup sampai di situ, lima warga dilaporkan mengalami luka-luka.
Lima korban yang tercatat dalam insiden tersebut masing-masing Sidik Sarofudin, Cantika Noviana Ristasari, Sutini, Arba Sarifudin, dan Endro Dwi Nur Fidayanto.
Empat korban mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan di puskesmas terdekat. Satu korban lainnya harus dirujuk ke RSUD Ponorogo karena mengalami sesak napas dan menjalani pemeriksaan lanjutan.
Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Polres Pacitan, insiden tersebut diduga kuat terjadi akibat ledakan petasan. Tim Inafis yang turun ke lokasi menemukan sisa-sisa serbuk petasan di sekitar titik ledakan.
Hasil penyelidikan Inafis di lokasi ditemukan sisa-sisa serbuk petasan. Dugaan sementara ledakan berasal dari bahan peledak yang disimpan oleh salah satu korban,’’ kata Kapolsek Tegalombo Iptu Fatchur Rahman.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum dapat memastikan jumlah bahan peledak yang disimpan karena pemiliknya masih menjalani perawatan dan belum bisa dimintai keterangan. ’’Kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp 50 juta,’’ tambah Fatchur.
Sementara itu, salah satu korban, Sidik Sarofudin, masih tampak terpukul saat menceritakan detik-detik kejadian.
Pagi itu, dia bersama keluarganya masih tertidur ketika suara keras mengagetkan seluruh rumah. ”Seperti ada kilatan, tiba-tiba langsung meledak. Saya luka di kaki dan dagu,’’ ungkapnya. (hyo/her/ris)
Editor : Hanif