Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bacaan Niat Puasa Rajab 1447 H Lengkap dengan Keutamaannya

Miftahul Khair • Jumat, 19 Desember 2025 | 19:30 WIB
Ilustrasi masjid.
Ilustrasi masjid.

PONTIANAK POST - Menjelang akhir tahun, umat Islam kembali bersiap menyambut datangnya bulan Rajab.

Bulan istimewa dalam kalender Hijriah ini kerap dijadikan momentum untuk memperbanyak ibadah sunnah, terutama puasa, sebagai langkah awal mempersiapkan diri menuju Ramadan.

Keistimewaan Bulan Rajab

Puasa Rajab adalah salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Bulan Rajab termasuk dalam empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam, bersama Zulqa’dah, Zulhijah, dan Muharam.

Sebagai bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, Rajab juga memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi karena peristiwa besar Isra Mikraj diperingati pada bulan ini.

Tak heran jika Rajab sering disebut sebagai pintu pembuka menuju Ramadan.

Para ulama mengibaratkan Rajab sebagai masa menanam benih kebaikan, Syaban sebagai waktu menyiram, dan Ramadan sebagai saat memanen pahala.

Oleh karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan bulan ini untuk memperkuat ibadah sekaligus menata kesiapan spiritual.

Niat Puasa Rajab

Puasa Rajab termasuk puasa sunnah. Niatnya dapat dilakukan di dalam hati sebelum waktu subuh atau saat hendak memulai puasa. Berikut bacaan niat puasa Rajab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri rajaba sunnatan lillaahi ta'aala

“Saya niat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah Taala.”

Niat Puasa Rajab di Siang Hari (Jika Lupa Niat Malamnya)

Jika lupa berniat pada malam hari, puasa sunnah Rajab masih sah dilakukan dengan niat di siang hari, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hādzal yaumi ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Rajab hari ini karena Allah Ta’ala.”

Catatan penting: Jika puasa Rajab digabungkan dengan puasa qadha Ramadan, maka niat qadha (wajib) harus didahulukan dan dilakukan pada malam hari.

Keutamaan Puasa Rajab

Puasa sunnah di bulan Rajab memiliki sejumlah keutamaan yang patut dimanfaatkan, antara lain:

Dengan memahami keutamaan serta tata cara niatnya, umat Islam diharapkan dapat memaksimalkan bulan Rajab 1447 H untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (*)

Editor : Miftahul Khair
#ibadah #bacaan niat #ramadan #keutamaan #puasa rajab