Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Gerakan Rakyat Menjadi Partai Politik, Anies Baswedan Diproyeksikan sebagai Calon Presiden

Khoiril Arif Ya'qob • Senin, 19 Januari 2026 | 14:30 WIB
Anies Baswedan hadiri Rakernas Gerakan Rakyat di Jakarta.
Anies Baswedan hadiri Rakernas Gerakan Rakyat di Jakarta.

PONTIANAK POST — Gerakan Rakyat resmi naik kelas menjadi partai politik. Dalam deklarasi Partai Gerakan Rakyat, organisasi ini langsung mengumumkan arah politiknya dengan mendorong Anies Rasyid Baswedan sebagai calon Presiden Republik Indonesia ke depan.

Sikap politik tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dalam pidato perdananya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1).

“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur, dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti, insyaallah, adalah Anies Rasyid Baswedan,” kata Sahrin Hamid Dilansir dari Jawa Pos (Grup Pontianak Post).

Sahrin menyatakan deklarasi Partai Gerakan Rakyat bukan sekadar seremoni, melainkan ikhtiar untuk membangun kekuatan politik yang berpihak kepada rakyat.

Ia menambahkan bahwa Anies Baswedan telah resmi tercatat sebagai anggota Gerakan Rakyat dengan nomor kartu tanda anggota (KTA) 0001 sejak 17 Desember 2025.

Ia menyerukan kepada seluruh kader Gerakan Rakyat agar menanamkan militansi dan komitmen tinggi dalam membangun partai politik baru, khususnya dalam menuntaskan seluruh persyaratan administratif dan struktural sesuai ketentuan negara.

“Insyaallah kita akan mampu mendirikan satu partai politik, Partai Gerakan Rakyat ini, dan memenuhi seluruh syarat yang diminta oleh negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sahrin menegaskan bahwa arah perjuangan politik Gerakan Rakyat ke depan telah ditetapkan secara jelas. Menurutnya, dalam situasi dan kondisi apa pun, Gerakan Rakyat akan tetap berada pada satu garis perjuangan yang sama, yakni bersama Anies Baswedan sebagai figur sentral yang diperjuangkan.

Ia menekankan bahwa hubungan antara Gerakan Rakyat dan Anies Baswedan bukan sekadar dukungan politik sesaat, melainkan telah menyatu dalam visi dan arah gerakan.

Karena itu, bagi Gerakan Rakyat, Anies Baswedan dipandang sebagai representasi perjuangan organisasi, sementara Gerakan Rakyat menjadi wadah utama untuk mengawal dan mewujudkan agenda politik tersebut.

“Sudah jelas arah perjuangan kita ke depan bahwa dalam kondisi apa pun, Anies Baswedan adalah Gerakan Rakyat dan Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan,” tutupnya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#Gerakan Rakyat #partai politik #calon presiden #anies baswedan