PONTIANAK POST - Aksi roasting Pandji Pragiwaksono terhadap Gibran Rakabuming Raka dalam pertunjukan Mens Rea berbuntut panjang.
Bukan hanya materi komedi yang menjadi sorotan, dua orang yang justru melakukan roasting langsung di hadapan Gibran Rakabuming Raka turut memicu perdebatan panas di media sosial.
Dua orang tersebut adalah Tretan Muslim dan Coki Pardede. Pada kanal YouTube Tretan Universe (18/1), Tretan dan Coki mengundang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam acara bertajuk Tahan Sabar.
Pada kolom komentar kanal YouTube tersebut, ada netizen yang berseloroh menyebut kesia-siaan Pandji dalam membuat pertunjukan stand-up comedy bertajuk Mens Rea.
“Pandji capek-capek buat Mens Rea, dua orang ini langsung roasting di depan orangnya,” tulis akun @JonesLuki, disertai emotikon tertawa.
Baca Juga: Pandji Sebut Gibran Mengantuk di 'Mens Rea', Mahfud MD: Tidak Bisa Dihukum
Ucapan Selamat kepada Pandji
Dalam perbincangan tersebut, Gibran lebih dulu mengucapkan selamat kepada Pandji atas capaian Mens Rea di Netflix yang berhasil menempati posisi nomor satu.
“Ya kita ucapkan selamat lah ke Bang Pandji ya. Mens Rea kan nomor satu, ngalahin Jujutsu Kaisen, ngalahin Stranger Things. Ya, ikut bangga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gibran mengatakan tidak ada masalah terkait dugaan penghinaan fisik terhadap dirinya. Menurutnya, hal tersebut hanya sebatas lucu-lucuan.
Dalam obrolan itu pula, Tretan Muslim menanyakan langsung soal isu mengantuk kepada Gibran.
“Ya enggak apa-apa, santai. Ya dari lahir bentuk matanya seperti ini, mau gimana lagi,” ujar Gibran, yang disambut gelak tawa Coki dan Tretan Muslim.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Perihal Mens Rea, Ini Fakta Lengkapnya
Masukan Pandji di Mens Rea Adalah Kritik untuk Semua
Dalam penjelasan selanjutnya, Gibran mengungkapkan bahwa apa yang disampaikan Pandji dalam Mens Rea merupakan kritik dan masukan untuk semua pihak.
“Enggaklah, apa pun itu ya. Yang disampaikan Pandji di Mens Rea itu kan ya kritik, masukan untuk kita semua. Enggak usah saling membully, enggak usah saling melaporkan, dan jangan membully anak-istrinya juga. Mereka salah apa? Enggak salah apa-apa,” jelas Wakil Presiden Gibran.
Selain itu, Gibran turut melontarkan pujian kepada Pandji sebagai seorang komika yang dinilainya memiliki kecerdasan humor tinggi, dengan materi yang tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga mampu memancing refleksi dan diskusi publik.
“Lucu-lucu. Kalau enggak lucu, enggak mungkin nomor satu di Netflix,” pungkasnya. (*)
Editor : Miftahul Khair