Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Mitigasi Gempa Bumi Jadi Benteng Awal Hadapi Bencana, Berikut Panduan dari BPBD

Khoiril Arif Ya'qob • Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:20 WIB
ilustrasi telah terjadi gempa bumi.
ilustrasi telah terjadi gempa bumi.

PONTIANAK POST – Ancaman gempa bumi tidak dapat diprediksi, namun dampaknya dapat diminimalkan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menegaskan bahwa mitigasi gempa bumi merupakan benteng awal yang menentukan tingkat keselamatan masyarakat saat bencana terjadi.

Merujuk laman BPBD Yogyakarta, gempa bumi merupakan peristiwa alam ketika bumi berguncang akibat pergerakan lempeng tektonik, aktivitas patahan (sesar), aktivitas gunung api, hingga runtuhan bangunan.

Bencana ini bersifat tiba-tiba, berlangsung singkat, namun berdampak besar. Dalam hitungan detik, gempa bumi mampu merobohkan bangunan, merusak jalan, hingga memutus jembatan.

Hingga kini, belum ada ahli maupun lembaga yang mampu memprediksi secara pasti waktu terjadinya gempa bumi.

Di Indonesia, informasi resmi terkait kejadian gempa bumi hanya dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Lantas, bagaimana mitigasi bencana gempa bumi? Berikut penjelasannya.

Sebelum Terjadi Gempa Bumi

- Menyiapkan rencana penyelamatan diri apabila gempa bumi terjadi.

- Melakukan latihan kesiapsiagaan, seperti merunduk, melindungi kepala, berpegangan, atau berlindung di bawah meja saat terjadi guncangan.

- Menyiapkan alat pemadam kebakaran, alat keselamatan standar, serta persediaan obat-obatan.

- Membangun konstruksi rumah yang tahan terhadap guncangan gempa bumi dengan fondasi yang kuat. Selain itu, merenovasi bagian bangunan yang sudah rentan.

- Memperhatikan wilayah rawan gempa bumi serta mematuhi aturan penggunaan lahan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Guncangan Gempa Sintang Sempat Picu Kepanikan, Rumah Warga hingga Jembatan Dilaporkan Rusak

Saat Terjadi Gempa Bumi

Jika berada di dalam bangunan (rumah, sekolah, atau gedung bertingkat):

- Saat guncangan terasa, upayakan melindungi diri dengan berlindung di bawah meja untuk menghindari benda jatuh dan pecahan kaca.

- Lindungi kepala menggunakan bantal atau helm, atau berdiri di bawah kusen pintu yang kuat. Jika kondisi sudah aman, segera keluar menuju area terbuka.

- Jika sedang memasak, segera matikan kompor serta cabut dan matikan peralatan listrik untuk mencegah kebakaran.

- Saat keluar bangunan, waspadai pecahan kaca, genteng, atau material lain yang jatuh. Tetap lindungi kepala.

- Jangan berdiri di dekat tiang, pohon, sumber listrik, atau bangunan yang berpotensi roboh.

- Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa. Gunakan tangga darurat untuk evakuasi. Jika terjebak di dalam lift, tekan seluruh tombol atau gunakan interkom untuk meminta bantuan.

- Kenali bagian bangunan yang memiliki struktur kuat, seperti sudut bangunan.

- Jika berada di gedung dengan petugas keamanan, ikuti instruksi evakuasi yang diberikan.

Jika berada di dalam kendaraan:

- Saat gempa bumi berkekuatan besar terjadi, pengendalian kendaraan dapat terganggu.

- Jauhi persimpangan, pinggirkan kendaraan ke bahu jalan sebelah kiri, lalu berhenti.

- Ikuti instruksi petugas berwenang dan perhatikan informasi melalui radio atau perangkat komunikasi lainnya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#panduan #gempa bumi #bpbd #mitigasi #bencana