Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wacana Duet Prabowo-Zulhas Disebut untuk Pilpres 2029, Ini Reaksi PDIP

Khoiril Arif Ya'qob • Kamis, 12 Februari 2026 | 13:00 WIB
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (11/22).
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (11/22).

PONTIANAK POST - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi santai wacana duet Prabowo Subianto-Zulkifli Hasan (Zulhas) pada Pemilihan Presiden 2029. Bagi PDIP, pembicaraan soal pasangan capres-cawapres yang masih tiga tahun lagi dinilai belum menjadi prioritas.

Melansir Jawa Pos (11/2), Hasto menegaskan, energi bangsa seharusnya diarahkan untuk menyelesaikan persoalan nyata yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari penanganan bencana hingga ketimpangan kesejahteraan.

“Kalau kita lihat, penanganan bencana juga belum selesai. Ketidakadilan dalam mendapatkan kehidupan yang layak secara kemanusiaan itu masih terjadi. Jadi, lebih baik kita fokus menyelesaikan masalah-masalah rakyat,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP.

Menurutnya, agenda Pemilu merupakan siklus lima tahunan yang sudah terjadwal dan akan berlangsung dengan sendirinya tanpa perlu dibicarakan terlalu dini. Setiap partai politik, kata dia, tentu memiliki strategi masing-masing untuk menghadapi momentum tersebut.

“Pemilu tanpa kita bahas sekarang pun akan terjadi lima tahunan. Setiap partai sudah menyiapkan strategi, baik secara organik melalui kekuatan internal partai untuk tumbuh dan berkembang, maupun dengan melihat momentum politik yang dijawab melalui strategi masing-masing partai,” tegasnya.

Hasto menekankan, yang lebih mendesak saat ini adalah memastikan kerja-kerja pemerintahan menghasilkan prestasi nyata bagi masyarakat.

Ia menyebut kontestasi politik semestinya dimaknai sebagai perlombaan menghadirkan capaian terbaik untuk rakyat, bukan sekadar perhitungan elektoral.

“Yang harus kita kedepankan adalah prestasi bagi rakyat. Kontestasi itu adalah kontestasi mencapai prestasi untuk rakyat, bukan sekadar berbicara soal elektoral yang waktunya masih lama dan sudah terjadwal. Itu sikap PDI Perjuangan,” imbuhnya.

Sebelumnya, wacana duet Prabowo–Zulhas untuk Pilpres 2029 mencuat usai Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menyatakan dukungannya agar Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mendampingi Prabowo.

“Kalau ditanyakan hari ini, saya tentu mendukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029,” ujar Eddy, Kamis (5/2).

Namun, Eddy menegaskan bahwa pernyataannya belum menjadi keputusan resmi partai. Di sisi lain, Prabowo juga belum menyampaikan sikap terkait wacana tersebut. (*)

Editor : Miftahul Khair
#zulhas #Pilpres 2029 #Pemilu #PDIP #hasto kristiyanto #prabowo #duet