Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sidang Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Kembali Digelar, Nadiem Makarim Mengaku Sehat Usai Dirawat

Hanif PP • Selasa, 24 Februari 2026 | 10:14 WIB

 

SIDANG: Nadiem Makarim mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/1/2026).
SIDANG: Nadiem Makarim mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/1/2026).

PONTIANAK POST - Sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat kemarin (23/2). Kepada hakim, terdakwa Nadiem Makarim mengaku siap dan sehat untuk menjalankan sidang, kendati sempat dirawat empat hari di rumah sakit karena pendarahan.

Sesaat sebelum dimulai, Ketua Majelis Hakim Purwanto S. Abdulah bertanya kepada Nadiem, "Apakah saudara terdakwa sehat?" ujarnya. Saat itu Nadiem langsung menjawab sehat dan siap menjalankan sidang.

Hakim Purwanto kembali bertanya, "Dalam dua minggu ini ada pembantaran atau seperti apa?" Barulah saat itu Nadiem mengaku selama empat hari menerima perawatan di rumah sakit. "Ada Yang Mulia, selama empat hari dirawat karena pendarahan. Dari Rabu hingga Minggu. Alhamdulillah berhasil ditangani rumah sakit," ujarnya.

Hakim lantas memastikan kembali dia dirawat pada Rabu, 18 Februari hingga Minggu, 22 Februari. Saat itu Nadiem membenarkan. Dalam sidang kemarin sejumlah saksi dihadirkan. Di antaranya Andre Soelistyo, Kevin Aluwi, Tedjo Kusumo Raymond, Juliana, Ali Mardi Johardi, Koesoemohadiani, Jose Dima Satria, Oki Zulkifli, Desty Kamelia Ustman, dan Deswitha. Sebagian merupakan petinggi Gojek, perusahaan yang didirikan Nadiem.

Di sela sidang, Nadiem mengatakan, kalau dia teringat saat awal membangun Gojek. "Karena saksi-saksi dari Gojek, saya jadi teringat masa muda membangun Gojek. Anak-anak muda yang ingin membangun negara," paparnya.

Dia mengaku akan terus mengabdi untuk negara. Bahkan ketika berada dalam penjara sekalipun. "Di penjara pun saya masih mengabdi ke negara. Karena pengabdian tidak mungkin sia-sia. Jadi untuk anak muda jangan putus asa," ujarnya. (idr/ttg)

Editor : Hanif
#nadiem makarim #sidang korupsi #pengadaan #Chromebook #persidangan