Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jaga Objek Vital, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Tingkatkan Pengamanan di Bandara Merauke

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 1 Maret 2026 | 17:04 WIB

Personel Satgas Yon Parako 466 Pasgat bersiaga dan melakukan pengawasan di area Bandara Merauke bersama petugas Avsec untuk memastikan keamanan penerbangan.
Personel Satgas Yon Parako 466 Pasgat bersiaga dan melakukan pengawasan di area Bandara Merauke bersama petugas Avsec untuk memastikan keamanan penerbangan.

PONTIANAK POST - Guna memastikan kelancaran dan keamanan operasional penerbangan, Satgas Yon Parako 466 Pasgat terus mengintensifkan penjagaan di berbagai area bandara.

Sinergi antara Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) dan petugas Aviation Security (Avsec) menjadi langkah nyata dalam mengamankan salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas).

Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat melaksanakan patroli serta pengawasan ketat di titik-titik krusial. Kehadiran mereka bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa transportasi udara.

Di area terminal keberangkatan, personel Kopasgat tampak bersiaga mendampingi petugas Avsec di pos pemeriksaan keamanan (Security Check Point/SCP). Prajurit secara aktif memantau proses pemeriksaan barang bawaan penumpang yang melewati mesin X-ray.

“Pengawasan ketat di area ini sangat krusial untuk mencegah masuknya barang terlarang, senjata tajam, atau material berbahaya lainnya ke dalam kabin pesawat.

Kolaborasi ini memastikan standar operasional prosedur (SOP) keamanan penerbangan internasional dapat dijalankan tanpa kompromi,” ujar Pelaksana Harian Kopasgat di Bandara, Letda Pas Setiawan, Minggu (1/3/2026).

Selain di dalam terminal, pengamanan juga difokuskan pada area airside atau sisi udara. Personel Satgas Yon 466 Pasgat mengawal langsung pergerakan pesawat komersial, khususnya pesawat perintis, mulai dari proses boarding, bongkar muat bagasi, hingga persiapan lepas landas.

Pengamanan di area apron ini merupakan langkah preventif untuk mencegah pihak yang tidak berkepentingan (unauthorized personnel) memasuki area steril operasional pesawat.

Pengamanan bandara tersebut merupakan implementasi tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Kehadiran prajurit di bandara bukan untuk membatasi aktivitas warga, melainkan untuk menjamin keamanan penuh. Sinergi kami dengan pihak Angkasa Pura dan otoritas bandara menjadi kunci terciptanya lingkungan penerbangan yang zero accident dan bebas dari ancaman keamanan,” tambahnya.

Dengan pengamanan berlapis dan sinergi yang kuat antara aparat keamanan serta pengelola bandara, diharapkan masyarakat dapat menikmati layanan penerbangan secara aman, lancar, dan nyaman. **

 
 
 
Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Bandara merauke #Kopasgat