Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Indonesia Panjatkan Doa Bersama Lintas Agama untuk Perdamaian di Tengah Konflik Global

Miftahul Khair • Rabu, 25 Maret 2026 | 14:37 WIB

HWPL menggelar doa bersama bertajuk “Harmoni Doa Indonesia: Bersama Memohon Perdamaian” pada Sabtu, 22 Maret 2026.
HWPL menggelar doa bersama bertajuk “Harmoni Doa Indonesia: Bersama Memohon Perdamaian” pada Sabtu, 22 Maret 2026.

PONTIANAK POST - Di tengah meningkatnya kekhawatiran global akibat berbagai konflik dan peperangan yang terjadi akhir-akhir ini, Heavenly Culture World Peace Restoration of Light (HWPL), sebuah LSM perdamaian internasional, menyelenggarakan acara bertajuk “Harmoni Doa Indonesia: Bersama Memohon Perdamaian” pada Sabtu, 22 Maret 2026.

Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah dialog dan pertemuan damai bagi para pemuka agama, sekaligus membangun kesadaran rohani terhadap kondisi dunia saat ini serta memperkuat kesatuan hati lintas agama dalam upaya menciptakan perdamaian.

Melalui pertemuan doa lintas agama ini, para tokoh agama bersatu untuk memanjatkan doa demi tercapainya perdamaian dan penyelesaian konflik segera, serta perlindungan dan keamanan berkelanjutan bagi Indonesia.

Kegiatan ini mencakup sambutan pembuka serta doa yang dipimpin oleh perwakilan dari berbagai agama. Agama Kristen oleh Made Suartana, Konghucu oleh Ir. Djohan Adjuan, Hindu oleh Dewa Permana, dan Buddha oleh Samanera Khemakaro.

Baca Juga: Lebih dari 800 Pemimpin Dunia Hadiri KTT Perdamaian HWPL ke-11 di Cheongju Korea

Selain itu, turut disampaikan testimoni dari Bapak Ngurah Yasa dan Muhammad Rusydi mengenai pengalaman mereka mengikuti kelas khusus Bible Experience Program (BEP), yang merupakan program lanjutan dari Akademi Perdamaian Keagamaan (IRPA).

Program ini bertujuan untuk mendorong pemahaman antaragama melalui pembelajaran berdasarkan kitab suci masing-masing, sekaligus menumbuhkan sikap saling menghormati dan harmoni antarumat beragama.

Dalam sambutannya, Buce Delvis selaku Kepala Departemen Keagamaan HWPL menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan antarumat beragama dalam membangun dunia yang lebih damai.

Ia juga menegaskan komitmen Departemen Keagamaan untuk terus mengadakan pertemuan lintas agama secara rutin, sebagai ruang dialog berdasarkan kitab suci masing-masing.

Lebih lanjut, para pemuka agama diimbau untuk turut bergabung dalam Akademi Perdamaian Keagamaan (IRPA), agar dapat membagikan nilai-nilai perdamaian kepada umat dan bersama-sama menciptakan keharmonisan antaragama.

Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama para peserta untuk mendorong dialog, saling menghormati, serta upaya kolektif menuju perdamaian. (*)

Editor : Miftahul Khair
#konflik timur tengah #perdamaian dunia #HWPL #doa bersama lintas agama