Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

DPR RI Dorong Percepatan Listrik Desa di Kalbar Demi Pemerataan Akses Energi Masyarakat

Novantar Ramses Negara • Selasa, 7 April 2026 | 10:42 WIB
Warga bersama tim listrik desa berfoto di depan rumah di Desa Buduk Sempandang, Sambas, sebagai simbol percepatan pemerataan akses listrik di wilayah terpencil.
Warga bersama tim listrik desa berfoto di depan rumah di Desa Buduk Sempandang, Sambas, sebagai simbol percepatan pemerataan akses listrik di wilayah terpencil.

PONTIANAK POST – Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Sibarani, menegaskan percepatan pemerataan listrik desa menjadi prioritas untuk menghapus ketimpangan akses energi di wilayah Kalimantan Barat.

Penegasan itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Desa Buduk Sempandang, Dusun Sebakuan, Kabupaten Sambas, guna memastikan pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) berjalan optimal dan tepat sasaran.

Menurut Sibarani, listrik kini bukan lagi kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan dasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat.

“Listrik hari ini adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ini bukan lagi soal pembangunan, tetapi soal keadilan. Negara harus hadir memastikan seluruh rakyat mendapatkan akses energi,” tegasnya.

Ia menyebut, meskipun pemerintah menargetkan elektrifikasi desa mencapai 100 persen, masih terdapat sekitar 15 persen desa di Kalimantan Barat yang belum teraliri listrik secara optimal.

“Kami di DPR RI akan terus mengawal agar target elektrifikasi desa benar-benar tercapai, khususnya di daerah terpencil,” ujarnya.

Sibarani menegaskan, pengawalan program ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR agar implementasi kebijakan tidak berhenti pada laporan, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

“Saya datang langsung untuk memastikan program ini berjalan tanpa hambatan dan tidak hanya baik di atas kertas,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran listrik berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga peningkatan kesejahteraan.

“Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi soal masa depan. Anak-anak bisa belajar, usaha bisa berkembang, dan kualitas hidup meningkat,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa ketimpangan akses energi antara desa dan kota harus segera dihapus melalui kerja bersama seluruh pihak.

“Selama masih ada desa yang belum menikmati listrik, di situlah negara harus hadir lebih kuat,” tegasnya.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Program Listrik Desa agar berjalan lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran di Kalimantan Barat. (mse)

Editor : Hanif
#Percepatan #Listrik Desa #DPR RI #pemerataan energi #kalbar