Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Siap-siap CPNS 2026, Formasi Diprediksi 160 Ribu

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 16 April 2026 | 22:38 WIB
Ilustrasi tes CPNS. (DOK PONTIANAK POST)
Ilustrasi tes CPNS. (DOK PONTIANAK POST)

 

PONTIANAK POST - Harapan jutaan pencari kerja untuk menjadi aparatur sipil negara kembali menyala.

Sinyal pembukaan seleksi CPNS 2026 semakin kuat setelah munculnya surat resmi terkait kebutuhan pegawai pemerintah tahun ini.

Pendaftaran CPNS 2026 diprediksi akan dibuka pada Juli hingga Agustus 2026.

Meski tanggal resmi belum diumumkan, sejumlah kementerian mulai menyiapkan kebutuhan formasi ASN untuk tahun anggaran mendatang.

Isu ini menguat setelah beredarnya surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini. Surat bernomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026 itu meminta setiap instansi menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN.

Penyusunan kebutuhan tersebut harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Selain itu juga mengikuti aturan turunan mengenai manajemen PNS dan PPPK.

Pemerintah berencana membuka rekrutmen CASN untuk mengisi kekosongan posisi akibat banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun.

Data Kementerian PANRB mencatat sekitar 160 ribu hingga 166 ribu pegawai pensiun setiap tahun hingga 2026.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB menjelaskan bahwa rekrutmen akan menggunakan prinsip zero growth.

Artinya, jumlah pegawai baru yang direkrut disesuaikan dengan jumlah ASN yang pensiun.

“Setiap tahun sekitar 160.000 sampai 166.000 yang pensiun. Jika menggunakan prinsip zero growth, maka jumlah itulah yang akan direkrut kembali,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Selain faktor pensiun, perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) juga menjadi pertimbangan pemerintah.

Penyesuaian tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024.

Perubahan struktur organisasi itu membuat sejumlah kementerian dan lembaga membutuhkan tambahan pegawai baru.

Karena itu, pemetaan kebutuhan formasi mulai dilakukan sejak awal tahun.

Menteri PAN-RB memberi sinyal kuota formasi CPNS 2026 berada di kisaran 160 ribu.

Sejumlah sektor diprediksi menjadi prioritas utama dalam rekrutmen tahun ini.

Sektor pertama adalah tenaga kesehatan. Pemerintah berencana memperkuat layanan medis, terutama dokter spesialis dan tenaga kesehatan di daerah terpencil.

Sektor kedua adalah tenaga pendidikan. Formasi guru dan dosen masih menjadi kebutuhan besar untuk mendukung pemerataan kualitas pendidikan.

Selain itu, pemerintah juga membuka peluang bagi talenta digital. Posisi yang dibutuhkan antara lain ahli keamanan siber dan pengembang sistem untuk mempercepat digitalisasi pemerintahan.

Peluang juga terbuka bagi lulusan SMA dan SMK. Beberapa instansi seperti Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Keuangan diperkirakan kembali membuka jalur tersebut.

Sambil menunggu jadwal resmi, calon pelamar diminta mempersiapkan diri sejak sekarang.

Salah satunya dengan memastikan telah memenuhi syarat dasar pendaftaran CPNS.

Berdasarkan Permen PAN-RB Nomor 6 Tahun 2024, pelamar harus berstatus Warga Negara Indonesia. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun, meski beberapa jabatan tertentu dapat mencapai 40 tahun.

Pelamar juga tidak boleh pernah dipidana penjara dua tahun atau lebih.

Selain itu tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari instansi pemerintah maupun swasta.

Calon peserta juga tidak boleh menjadi pengurus atau anggota partai politik. Kualifikasi pendidikan pun harus sesuai dengan jabatan yang dilamar. (ars)


Infografis – Fakta Penting

Poin Keterangan
Perkiraan Jadwal Juli – Agustus 2026
Prediksi Kuota Sekitar 160.000 formasi
Alasan Rekrutmen Menggantikan ASN yang pensiun
Jumlah ASN Pensiun 160.000 – 166.000 per tahun
Sektor Prioritas Kesehatan, pendidikan, talenta digital
Jalur SMA/SMK Diprediksi dibuka di beberapa kementerian

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#jadwal CPNS 2026 #rekrutmen ASN #CPNS 2026 #seleksi CASN #formasi cpns