Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tak Perlu Takut El Nino Godzilla, Menteri Amran Sebut Stok Beras Justru Melimpah

Aristono Edi Kiswantoro • Senin, 20 April 2026 | 23:30 WIB
STOK BERAS : Sejumlah karung beras tersusun rapi di Gudang Perum Bulog Wilayah Kalbar Jalan Adisucipto, Kubu Raya. Perum Bulog Kalbar memastikan stok beras cukup untuk menyambut hari besar keagamaan.
STOK BERAS : Sejumlah karung beras tersusun rapi di Gudang Perum Bulog Wilayah Kalbar Jalan Adisucipto, Kubu Raya. Perum Bulog Kalbar memastikan stok beras cukup untuk menyambut hari besar keagamaan.

 

PONTIANAK POST - Saat ancaman “Godzilla El Nino” menghantui banyak negara, Indonesia justru berdiri dengan cadangan beras yang melimpah.

Pemerintah memastikan stok cadangan beras pemerintah (CBP) segera menembus 5 juta ton dalam tiga hari ke depan.

Jumlah ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan kondisi tersebut membuat Indonesia siap menghadapi kekeringan ekstrem.

“Kalau ada El Nino Godzilla, itu tidak masalah,” ujarnya.

Saat ini, stok CBP telah mencapai 4,9 juta ton.

Angka itu hampir dua kali lipat dibandingkan rekor sebelumnya pada 1984 yang berada di kisaran 2,6 juta ton.

Selain stok di gudang Perum Bulog, cadangan pangan juga ditopang padi siap panen.

Standing crop diproyeksikan mencapai 11 juta ton.

Cadangan dari sektor hotel, restoran, dan katering juga mencapai 12,5 juta ton.

Secara total, ketersediaan beras nasional diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan.

Padahal, dampak El Nino diprediksi hanya berlangsung sekitar enam bulan.

“Artinya lebih dari cukup,” tegas Amran.

Untuk menjaga produktivitas, pemerintah menggelontorkan anggaran Rp5 triliun.

Dana tersebut difokuskan pada penguatan irigasi dan penyediaan benih unggul tahan kekeringan.

Lebih dari Rp3 triliun dialokasikan untuk infrastruktur air, termasuk pompanisasi.

Sebanyak 80 ribu unit pompa disiapkan untuk menjangkau satu juta hektare lahan terdampak.

Sementara Rp2 triliun lainnya dialokasikan untuk benih unggul.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan frekuensi tanam hingga tiga kali setahun.

Pemerintah juga menargetkan pembukaan sawah baru seluas 30 ribu hektare.

Langkah ini menjadi benteng terakhir agar produksi pangan tetap terjaga.

Di tengah ancaman iklim global, ketahanan pangan kini diuji bukan hanya oleh cuaca, tetapi juga oleh kesiapan negara menjaga perut rakyatnya tetap terisi. (ant)


Infografis – Fakta Penting

Poin Keterangan
Stok CBP 5 juta ton (target)
Stok Saat Ini 4,9 juta ton
Standing Crop 11 juta ton
Cadangan Horeka 12,5 juta ton
Ketahanan Hingga 11 bulan
Anggaran Rp5 triliun (irigasi & benih)

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#stok beras Indonesia #cadangan beras #amran sulaiman #el nino #ketahanan pangan