Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Di Tengah El Nino, Petani Tetap Dukung Penuh Program Swasembada Pangan Menteri Amran

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 21 April 2026 | 23:14 WIB
Pertemuan pengurus KTNA dengan Menteri Amran Sulaiman dan tim Kementerian Pertanian membahas penguatan swasembada pangan di tengah tantangan El Nino.
Pertemuan pengurus KTNA dengan Menteri Amran Sulaiman dan tim Kementerian Pertanian membahas penguatan swasembada pangan di tengah tantangan El Nino.

 

PONTIANAK POST - Di saat kekeringan mengancam dan cuaca tak menentu, para petani tetap bertahan, bahkan rela merogoh kantong sendiri demi menjaga panen tetap hidup.

Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA) menegaskan komitmennya mendukung swasembada pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim seperti El Nino.

Ketua KTNA Mohammad Yadi Sofyan Noor menyebut capaian produksi saat ini adalah hasil kerja keras kolektif petani di lapangan.

“Dalam kondisi El Nino sekalipun, teman-teman tetap bergerak, bahkan ada yang swadaya membangun infrastruktur air hingga ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya tersebut menunjukkan petani tidak menyerah meski menghadapi tekanan cuaca ekstrem.

Sinergi antara KTNA dan Kementerian Pertanian terus diperkuat, terutama dalam pemenuhan alat dan mesin pertanian untuk menjaga produktivitas.

Respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan di daerah terdampak kekeringan menjadi dorongan tersendiri bagi petani.

Wakil Sekretaris Jenderal KTNA Zulharman Djusman menambahkan, pengembangan lahan baru dan penguatan benih unggul menjadi fokus ke depan.

“Kami terus meningkatkan pengembangan lahan dan benih agar swasembada pangan tetap berkelanjutan,” katanya.

Di tingkat nasional, stok beras menunjukkan tren positif dengan cadangan mencapai 4,9 juta ton dan terus bergerak menuju 5 juta ton.

Produksi beras 2025 juga tercatat 34,69 juta ton atau naik 13,29 persen dibanding tahun sebelumnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja bersama seluruh pihak, terutama petani.

“Keberhasilan ini bukan karena satu orang, tetapi kerja keras kita semua,” ujarnya.

Untuk memperkuat kolaborasi, pemerintah dan KTNA akan menggelar Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan pada 20–26 Juni 2026 di Gorontalo.

Ajang tersebut akan menjadi ruang bagi petani melihat langsung inovasi pertanian, mulai dari drone hingga mesin tanam modern.

PENAS diharapkan bukan sekadar pertemuan, tetapi momentum transformasi menuju pertanian yang lebih maju dan mandiri.

Di tengah tantangan global, keteguhan petani menjadi penopang utama harapan swasembada pangan tetap terjaga. (jpc)

Infografis – Fakta Penting

Poin Keterangan
Tantangan El Nino (kekeringan)
Cadangan Beras 4,9 juta ton
Produksi 2025 34,69 juta ton
Pertumbuhan Produksi +13,29%
Agenda Nasional PENAS 20–26 Juni 2026
Fokus Program Alsintan, benih unggul, lahan

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Produksi Beras #ktna #Swasembada Pangan #el nino #Pertanian Indonesia