Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kemlu Pastikan Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Madinah Ditangani Baik, Tidak Ada Korban Jiwa

Miftahul Khair • Rabu, 29 April 2026 | 16:33 WIB
Menlu Sugiono
Menlu Sugiono

PONTIANAK POST – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan kecelakaan lalu lintas yang dialami rombongan jemaah haji Indonesia di kawasan Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, pada Selasa (28/4), telah ditangani dengan baik.

Dalam insiden tersebut, pemerintah menegaskan tidak ada korban jiwa meski sejumlah jemaah mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Direktur Perlindungan WNI, Heni Hamidah, menjelaskan kecelakaan itu melibatkan bus Jemaah Haji Indonesia (JHI) dari Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1 saat perjalanan pulang usai mengikuti kegiatan ziarah dan wisata kota (city tour) di Jabal Magnet.

Baca Juga: Kronologi Bus Jemaah Calon Haji Probolinggo Kecelakaan di Jabal Magnet Madinah

“Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Jeddah tengah menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami kelompok Jemaah Haji Indonesia (JHI) pada 28 April 2026 di Arab Saudi,” kata Heni dalam keterangan resmi, Rabu (29/4).

Menurutnya, total terdapat 10 korban luka dalam kejadian tersebut. Sebanyak tujuh korban berasal dari Kloter JKS-1 asal Jawa Barat. Mereka mengalami luka ringan, telah mendapat penanganan dari tim kesehatan, dan kini sudah kembali ke Hotel Andalus Golden.

Sementara itu, tiga korban lainnya merupakan jemaah dari Kloter SUB-2 asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Baca Juga: Jemaah Calon Haji Kota Pontianak Berangkat Awal Mei: Dibagi 4 Kloter, Ini Jadwalnya

Setelah menjalani pemeriksaan medis, dua jemaah dari kloter tersebut sudah diperbolehkan kembali ke hotel.

Sedangkan satu jemaah berusia 60 tahun masih menjalani observasi lanjutan di Rumah Sakit Al-Hayyat Quba.

Pemerintah memastikan seluruh korban akan terus mendapatkan pendampingan hingga kondisi mereka benar-benar pulih.

“Saat ini KJRI Jeddah terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait guna memastikan seluruh jemaah memperoleh penanganan dan pendampingan yang diperlukan,” ucap Heni.

Sementara itu, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surabaya, Asadul Anam, menyebut dugaan awal kecelakaan terjadi karena sopir bus tidak mampu mengendalikan kendaraan saat berpapasan dengan kendaraan lain yang tiba-tiba muncul dari sisi jalan.

Akibat benturan tersebut, bagian depan bus dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan ringsek.

Baca Juga: Biaya Haji 2026 Terbaru: Jemaah Bayar Rp54 Juta, Naik Jauh dari Tahun ke Tahun

Jabal Magnet sendiri merupakan kawasan wisata religi yang berada sekitar 60 kilometer dari Kota Madinah.

Wilayah ini dikenal memiliki kontur jalan menanjak dan menjadi salah satu destinasi yang sering dikunjungi jemaah haji maupun umrah saat berada di Madinah. (*)

Editor : Miftahul Khair
#kecelakaan bus jemaah calon haji #probolinggo #menteri luar negeri