Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemerintah Tingkatkan Kualitas 66 RSUD, Bakal Buka 33 Ribu Lapangan Kerja

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 30 April 2026 | 23:20 WIB
Ilustrasi dokter sedang menuliskan keterangan kesehatan untuk pasien sebagai bagian dari proses penerbitan SKS.
Ilustrasi dokter sedang menuliskan keterangan kesehatan untuk pasien sebagai bagian dari proses penerbitan SKS.

 

PONTIANAK POST - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyebut peningkatan kualitas 66 rumah sakit umum daerah (RSUD) berpotensi membuka hingga 33 ribu lapangan kerja baru.

Ia menegaskan, setiap RSUD tipe C membutuhkan sekitar 300 hingga 500 tenaga kerja, baik tenaga medis maupun nonmedis.

“Ketika 66 RSUD tipe C ini selesai dan beroperasi pada 2027, program ini berpotensi menyerap hampir 20.000 hingga 33.000 lapangan kerja langsung bagi masyarakat,” ujar Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/4).

Program ini, kata dia, bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya nyata pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program PHTC Peningkatan Kualitas RSUD adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan bergerak, bukan sekadar berjanji,” tegasnya.

Di balik angka-angka itu, tersimpan harapan masyarakat di daerah yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh demi berobat.

Qodari mengungkapkan, biaya transportasi pasien dari daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp10 juta per kunjungan.

Jumlah itu belum termasuk biaya akomodasi dan potensi kehilangan penghasilan karena tidak bisa bekerja.

“Dengan tersedianya RSUD berkualitas di dekat tempat tinggal mereka, beban ini dapat berkurang secara signifikan,” katanya.

Pemerintah menargetkan seluruh peningkatan kualitas 66 RSUD tipe C rampung dan beroperasi pada 2027.

Selain membuka lapangan kerja, kehadiran RSUD ini diharapkan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata dan layak.

RSUD tipe C akan dilengkapi fasilitas lengkap, mulai dari ruang operasi, rawat jalan dan inap, cathlab, hemodialisa, radiologi, farmasi, hingga pusat sterilisasi (CSSD).

Dengan fasilitas tersebut, pasien tidak lagi harus dirujuk ke kota besar untuk penanganan kasus kompleks.

“Ini menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo, bahwa setiap warga negara Indonesia, di mana pun mereka berada, berhak mendapatkan layanan kesehatan yang setara dan berkualitas,” tambah Qodari.

Saat ini, sebanyak 16 RSUD telah rampung 100 persen, lima lainnya memasuki tahap akhir, dan 10 masih dalam konstruksi.

Sebanyak 21 RSUD dijadwalkan siap diresmikan Presiden pada Mei 2026.

Rumah sakit tersebut akan dilengkapi tujuh dokter spesialis dasar, mulai dari anak, bedah, anestesi, penyakit dalam, obgyn, radiologi, hingga patologi klinik.

“Ini artinya, masyarakat di daerah-daerah tersebut tidak perlu lagi bepergian jauh hanya untuk mendapatkan layanan spesialis,” tutupnya. (ant)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#RSUD tipe C #layanan kesehatan daerah #lapangan kerja kesehatan #program PHTC #Qodari