PONTIANAK POST - Pariwisata Indonesia kembali mencetak pengakuan global. Indonesia dinobatkan sebagai destinasi utama dunia, sementara Bali meraih predikat wilayah pariwisata favorit dalam ajang bergengsi China Travel Awards di Shanghai.
Penghargaan yang diberikan oleh majalah perjalanan ternama Travel+Leisure ini menempatkan Indonesia dalam kategori “Top Destinations” bersama negara-negara unggulan seperti Australia, Maladewa, Afrika Selatan, Thailand, dan Turki.
Konsul Jenderal RI di Shanghai, Berlianto Situngkir, menyebut capaian ini sebagai validasi atas daya saing pariwisata Indonesia di level global.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa produk pariwisata Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. Tahun lalu Bali juga meraih penghargaan serupa,” ujarnya.
Menurutnya, pengakuan dari pasar Tiongkok—yang merupakan salah satu pasar pariwisata terbesar di dunia—menjadi indikator penting terhadap kualitas, keunikan budaya, serta keindahan alam Indonesia.
Ajang China Travel Awards sendiri dikenal melalui proses seleksi ketat yang melibatkan pakar industri, jurnalis perjalanan, serta voting jutaan wisatawan di seluruh China. Sementara Travel+Leisure memiliki basis pembaca dari kalangan berdaya beli tinggi atau high net worth individuals (HNWI).
Berlianto menambahkan, pencapaian ini sejalan dengan strategi pemerintah dalam mengembangkan pariwisata berkualitas, bukan sekadar kuantitas kunjungan.
“Indonesia semakin optimistis dapat menarik wisatawan mancanegara yang mencari pengalaman wisata premium dan otentik,” katanya.
Keberhasilan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan dunia, sekaligus membuka peluang peningkatan devisa dari sektor pariwisata, khususnya dari wisatawan kelas atas. (ant)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro