Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bermain Saat Hujan, Bocah Tewas Tersambar Petir

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 5 Mei 2026 | 22:41 WIB
Ilustrasi Petir
Ilustrasi Petir

 

PONTIANAK POST - Petir menyambar lapangan sepak bola di Desa Pasirgaok, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Senin sore (4/5).

Dua anak menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban tewas diketahui berinisial MA (12), sementara satu anak lainnya, DR (8), mengalami luka pada bagian mata.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat keduanya tengah bermain sepak bola bersama teman-temannya di lapangan dekat area persawahan.

Kapolsek Rancabungur Ipda Yudhi Widhiana menjelaskan, saat kejadian cuaca tiba-tiba berubah menjadi hujan disertai petir.

“Beberapa anak sedang bermain bola, lalu turun hujan dan petir menyambar area lapangan,” ujarnya, Selasa (5/5), dikutip dari Radar Bogor (kelompok Pontianak Post-Jawa Pos).

Sambaran petir tersebut langsung mengenai kedua korban. MA dinyatakan meninggal dunia di tempat, sedangkan DR mengalami luka dan segera mendapatkan pertolongan.

Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah teman-teman korban melapor kepada warga dan orang tua.

Kedua korban diketahui merupakan warga Kampung Pasirgaok.

Mendapat laporan, aparat Polsek Rancabungur langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Auri, Kemang.

“Kami juga telah mendatangi rumah duka korban. Masyarakat kami imbau lebih berhati-hati dan waspada saat cuaca buruk, terutama saat terjadi hujan disertai petir,” tegas Yudhi.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya aktivitas di ruang terbuka saat cuaca ekstrem, khususnya di area lapangan terbuka yang rawan sambaran petir. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Rancabungur #cuaca buruk #meninggal #petir #anak