PONTIANAK POST – Anggota MPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendorong agar Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat digelar ulang.
Usulan tersebut disampaikan menyusul polemik penilaian juri yang ramai diperbincangkan publik dalam beberapa hari terakhir. Hetifah menilai pertandingan ulang perlu dilakukan demi menjaga rasa keadilan bagi seluruh peserta.
Ia mengaku prihatin atas kontroversi yang muncul dalam pelaksanaan lomba tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, proses kompetisi harus berjalan objektif, transparan, dan fair.
Baca Juga: MPR RI Minta Maaf soal Polemik LCC 4 Pilar Kalbar, Juri dan MC Resmi Dinonaktifkan
Hetifah juga mengapresiasi antusiasme para pelajar yang mengikuti ajang LCC Empat Pilar MPR RI. Ia menyebut semangat peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan Empat Pilar MPR RI.
Menurut politikus Partai Golkar itu, para siswa di berbagai daerah, termasuk di daerah pemilihannya di Kalimantan Timur, selama ini mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan kompetitif.
Karena itu, ia berharap polemik yang terjadi dapat menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan lomba berikutnya berlangsung lebih baik.
Selain mendorong pertandingan ulang, Hetifah turut menyampaikan permohonan maaf atas kontroversi yang terjadi dalam final LCC tersebut. Ia berharap kejadian ini tidak mengurangi minat pelajar untuk terus aktif mengikuti kegiatan kebangsaan yang diselenggarakan MPR RI.
Baca Juga: Usai Polemik LCC 4 Pilar Viral, Tim SMAN 1 Pontianak Kini Dibawa Tim Wapres Gibran ke Jakarta
Sebelumnya, kontroversi dalam Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat memicu evaluasi menyeluruh dari MPR RI. Polemik bermula usai keputusan juri dalam sesi tanya jawab yang dinilai tidak konsisten oleh peserta dan publik.
Final lomba tersebut digelar di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026) dan diikuti sembilan SMA dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. (*)
Editor : Miftahul Khair