Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Indonesia Kirim Lagi 780 Prajurit ke UNIFIL, Pemerintah Tekankan Keamanan Prajurit

Uray Ronald • Selasa, 12 Mei 2026 | 22:25 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono. (Antara)
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono. (Antara)

 

PONTIANAK POST – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengonfirmasi pengiriman 780 prajurit TNI ke Lebanon pada 22 Mei 2026. Ratusan personel tersebut akan bergabung dengan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

“Tanggal 22 (Mei 2026) rencananya. (Sebanyak) 780 orang (prajurit TNI berangkat ke UNIFIL),” ujar Sugiono di Jakarta, Selasa (12/5) dikutip Antara.

Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyebut pengiriman ini merupakan bentuk komitmen menjaga perdamaian dunia. Langkah tersebut sesuai dengan amanat konstitusi meski ada risiko di wilayah konflik.

Pengiriman 780 personel ini merupakan bagian dari rotasi rutin. Pasukan baru akan menggantikan personel Indonesia yang bertugas saat ini.

Yvonne menyesalkan gugurnya tiga prajurit UNIFIL asal Indonesia pada akhir Maret 2026. Namun, misi perdamaian dipastikan harus tetap berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Dunia Bertindak

Ia menegaskan bahwa keselamatan pasukan penjaga perdamaian adalah hal yang tidak dapat dinegosiasikan. Kesiapan personel kini lebih dimatangkan agar insiden serupa tidak terulang.

Indonesia terus mendesak PBB melakukan investigasi menyeluruh dan transparan atas insiden sebelumnya. Pemerintah ingin memastikan adanya hasil nyata dari penyelidikan tersebut.

Preliminary investigation sudah selesai; proses masih berjalan. Kita menghormati itu, tapi kita ingin memastikan hasilnya nanti ada,” tegas Yvonne.(ant)

 

Editor : Uray Ronald
#Pasukan TNI ke UNIFIL #perdamaian Lebanon #misi PBB #prajurit TNI. #Menlu Sugiono