Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Akbar Faizal Sentil LCC 4 Pilar MPR: “Josepha Alexandra Tamparan Besar, Bukti Sistem Gagal Menemukan Talenta”

Khoiril Arif Ya'qob • Jumat, 15 Mei 2026 | 12:57 WIB
Akbar Faizal dalam podcast Akbar Faizal Uncensored. (YOUTUBE)
Akbar Faizal dalam podcast Akbar Faizal Uncensored. (YOUTUBE)

PONTIANAK POST - Komentar tajam disampaikan Akbar Faizal terkait pelaksanaan LCC 4 Pilar MPR.

Melalui unggahannya di X pada (14/5), ia menyebut sosok Josepha Alexandra sebagai tamparan besar bagi sistem pembinaan generasi muda, sekaligus menyoroti kegagalan institusi dalam menemukan dan membimbing talenta unggul.

Tamparan Besar dari Sosok Muda

Dalam unggahannya, Akbar Faizal secara tegas menyebut Josepha Alexandra sebagai simbol kritik terhadap kondisi saat ini.

Baca Juga: Josepha Siswi Smansa Pontianak yang Viral di LCC Ditawari Full Beasiswa ke Tiongkok, Lulus Langsung Ikatan Dinas

Menurutnya, kehadiran sosok muda berprestasi seperti Josepha justru membuka kenyataan pahit: masih banyak talenta hebat yang tidak terjangkau oleh sistem pembinaan resmi.

Ia menilai, capaian Josepha bukan sekadar prestasi individu, tetapi juga cermin dari celah besar dalam sistem pendidikan dan pengembangan generasi muda di Indonesia.

Kritik untuk LCC 4 Pilar MPR

Akbar Faizal juga menyinggung langsung penyelenggaraan LCC 4 Pilar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa perbaikan tidak cukup hanya dengan mengulang format lomba yang sama.

Baca Juga: Dari Viral di LCC 4 Pilar ke Jakarta: Josepha dan Tim SMAN1 Pontianak Bertemu Anggota MPR RI, Ditawari Beasiswa ke China

“Jika tak juga hadir sebuah tindakan perbaikan—bukan pengulangan lomba versi MPR—maka itu sebuah jawaban bahwa kita memang tak mau berubah,” tulisnya.

Pernyataan ini menjadi kritik terbuka terhadap pendekatan seremonial yang dinilai belum menyentuh akar persoalan dalam pembinaan generasi muda.

Ajakan untuk Generasi Muda Memimpin

Menariknya, alih-alih hanya mengkritik, Akbar Faizal justru mendorong Josepha untuk mengambil peran lebih besar.

Ia mengajak sosok anak muda untuk memimpin generasinya dalam menyiapkan masa depan Indonesia versi mereka sendiri.

“Maka, Josepha, pimpin anak-anak seusiamu menyiapkan Indonesia versi kalian,” tulisnya, memberi penekanan pada pentingnya kepemimpinan dari kalangan muda.

Kegagalan Sistem Menemukan Talenta

Dalam pernyataannya, Akbar Faizal juga menyoroti persoalan klasik: banyaknya anak-anak berbakat yang tersebar di seluruh Indonesia, namun gagal ditemukan dan dibina oleh pihak yang seharusnya bertanggung jawab.

Baca Juga: Ocha dan Tim LCC SMAN 1 Pontianak Pulang dari Jakarta, Disambut Meriah Pemprov Kalbar di Supadio

Ia menyebut bahwa para pembimbing dan institusi terkait belum menjalankan perannya secara optimal dan elegan dalam mendampingi generasi muda.

“Bertebaran di negerimu anak hebat seperti kamu yang selalu gagal ditemukan oleh mereka yang seharusnya membimbingmu,” tulisnya.

Permintaan Maaf dan Sorotan ke Lembaga Negara

Di akhir unggahannya, Akbar Faizal menyampaikan permintaan maaf yang menyentuh, seolah mewakili generasi yang lebih tua kepada anak-anak muda berbakat yang belum mendapatkan ruang yang layak.

Ia juga menyematkan atau mengetag sejumlah institusi negara seperti Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, hingga Prabowo Subianto sebagai bentuk seruan agar ada perhatian serius terhadap persoalan ini. (*)

Editor : Miftahul Khair
#Akbar Faizal Uncensored #lcc 4 pilar #josepha alexandra #kritik #talenta muda