Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

IPC TPK Catat Throughput 1,15 Juta TEUs hingga April 2026, Tumbuh 6,7 Persen di Tengah Tantangan Logistik Global

Basilius Andreas Gas • Rabu, 20 Mei 2026 | 06:37 WIB
Ilustrasi lapangan petikemas Area Tanjung Priok 2 Domestik IPC TPK. (ANTARA/HO-IPC Terminal Petikemas)
Ilustrasi lapangan petikemas Area Tanjung Priok 2 Domestik IPC TPK. (ANTARA/HO-IPC Terminal Petikemas)

PONTIANAK POST- IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) membukukan kinerja positif dengan realisasi throughput mencapai 1.159.575 TEUs hingga April 2026 atau meningkat 6,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1.086.766 TEUs.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan mengatakan perusahaan terus menjaga optimalisasi dan efisiensi layanan guna mendukung kelancaran distribusi barang serta mempertahankan daya saing logistik nasional.

“Optimalisasi dan efisiensi layanan terus kami pertahankan guna mendukung kelancaran arus barang serta menjaga daya saing logistik nasional,” ujar Daniel Setiawan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Kenaikan throughput tersebut sejalan dengan pertumbuhan perdagangan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia pada periode Januari-Maret 2026 tumbuh 10,05 persen secara tahunan, sementara neraca perdagangan masih mencatat surplus sebesar 5,55 miliar dolar AS.

Di tengah kondisi tersebut, industri logistik global masih menghadapi tantangan akibat meningkatnya biaya logistik dan ketidakpastian jalur pelayaran internasional yang dipicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi itu turut memengaruhi aktivitas pengiriman laut dunia dan memicu penyesuaian sejumlah rute pelayaran internasional.

Meski menghadapi tekanan global, IPC TPK tetap menjaga keandalan layanan dan efisiensi operasional agar arus barang tetap berjalan lancar.

Secara tahunan, kinerja operasional IPC TPK pada April 2026 tumbuh signifikan sebesar 26,78 persen. Volume throughput pada April 2026 tercatat mencapai 308.810 TEUs, naik dibandingkan April 2025 yang sebesar 243.579 TEUs.

Peningkatan tertinggi terjadi di wilayah Tanjung Priok, khususnya IPC TPK Area Tanjung Priok 2 yang tumbuh 36,7 persen dan Area Tanjung Priok 1 sebesar 24,3 persen. Pertumbuhan itu didorong tambahan layanan ad hoc serta kenaikan volume dari sejumlah perusahaan pelayaran.

Selain itu, IPC TPK Area Palembang juga mencatat pertumbuhan 18,7 persen seiring meningkatnya aktivitas ekspor dan impor berbagai komoditas, seperti karet, produk kayu, kelapa, hingga metal box.

Daniel menegaskan perusahaan akan terus memperkuat kesiapan infrastruktur dan standarisasi layanan di seluruh terminal guna mengantisipasi dinamika industri logistik ke depan.

“Kami terus memperkuat kesiapan infrastruktur dan standarisasi layanan di seluruh terminal agar tetap mampu menjaga kelancaran arus barang di tengah dinamika logistik global yang terus berkembang,” kata Daniel. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
#IPC TPK #throughput #badan pusat statistik