Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

9 WNI Relawan Flotilla Gaza Dibebaskan Israel, Kini Proses Deportasi ke Turki

Antara • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:22 WIB
Kapal-kapal dari "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission" berangkat dari marina di Augusta di pulau Sisilia, Italia, pada 26 April 2026. (ANTARA/Anadolu)
Kapal-kapal dari "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission" berangkat dari marina di Augusta di pulau Sisilia, Italia, pada 26 April 2026. (ANTARA/Anadolu)

 

PONTIANAK POST - Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla akhirnya resmi dibebaskan oleh militer Israel.

Kabar melegakan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) pada Kamis (21/5).

Sebelumnya, para relawan asal Indonesia tersebut sempat ditahan di Penjara Ktziot oleh otoritas keamanan Israel.

Kini, seluruh relawan sedang dalam proses deportasi untuk keluar dari wilayah Israel.

Jalur Pemulangan Melalui Bandara Ramon

Proses pemulangan para relawan internasional ini akan dilakukan melalui Bandara Ramon menuju Istanbul, Turki.

Tim hukum dari organisasi HAM setempat, Adalah, mengawal ketat seluruh proses transit evakuasi tersebut.

Baca Juga: Aktivis Flotilla Gaza Bakal Dideportasi Israel Melalui Turki

Pengawalan ketat ini bertujuan untuk memastikan semua aktivis, termasuk WNI, bisa keluar dengan aman. 

Pihak GPCI berharap proses pemulangan ini berjalan lancar tanpa ada penundaan.

"Tim hukum terus memantau ketat untuk memastikan seluruh aktivis keluar aman tanpa penundaan," kata Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy.

Laporan Kekerasan Fisik Selama Penahanan

Harfin mengungkapkan adanya kabar buruk mengenai kondisi para relawan internasional selama berada di dalam tahanan.

Mereka dikabarkan sempat mengalami tindak kekerasan fisik, mulai dari pemukulan hingga penembakan peluru karet.

Meski begitu, pihak GPCI masih terus memverifikasi kondisi kesehatan terbaru dari sembilan WNI tersebut.

Baca Juga: Sempat Ditahan Israel, Seluruh Aktivis Flotilla Gaza Akhirnya Dibebaskan

Harfin berharap tindakan kekerasan semacam itu tidak sampai menimpa para relawan asal Indonesia.

"Mohon doa terbaik agar seluruh delegasi, termasuk WNI, dapat segera tiba dengan selamat dan sehat," harap Harfin.

Baca Juga: Pemerintah RI Kecam Pencegatan Kapal Global Sumud Flotilla oleh Israel

Koordinasi Ketat dengan Kemenlu RI

GPCI menegaskan bahwa proses pemulangan ini akan terus dipantau melalui jalur diplomatik dan jaringan internasional.

Saat ini, tim dari GPCI bahkan sudah bersiap berangkat ke Turki untuk menjemput para relawan.

Selain itu, pihak GPCI juga terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. 

Pimpinan GPCI sendiri dilaporkan telah menggelar pertemuan langsung dengan Kemenlu pada hari ini.(ant)

Editor : Uray Ronald
#Penjara Ktziot Israel #Sembilan WNI relawan Flotilla #Global Peace Convoy Indonesia #Relawan Indonesia dibebaskan #Berita Kemenlu RI