Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Badan Geologi Pastikan Tak Ada Gas Vulkanik Berbahaya di Glamping Posong Temanggung

Aristono Edi Kiswantoro • Jumat, 29 Mei 2026 | 23:37 WIB
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi meninggalnya wisatawan sekeluarga di Temanggung. (Dokumentasi Polres Temanggung)
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi meninggalnya wisatawan sekeluarga di Temanggung. (Dokumentasi Polres Temanggung)

 

PONTIANAK POST — Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak ditemukan indikasi gas vulkanik berbahaya di kawasan wisata Glamping Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, lokasi meninggalnya empat anggota satu keluarga saat berkemah beberapa waktu lalu.

Hasil pemeriksaan tersebut memperkuat bahwa aktivitas vulkanik Gunung Sindoro tidak berkaitan langsung dengan insiden yang menewaskan para korban di area wisata alam tersebut.

Hasil Pengukuran Gas: Semua di Bawah Ambang Bahaya

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan pihaknya telah melakukan pengukuran langsung di lokasi kejadian menggunakan alat detektor gas untuk memastikan kondisi lingkungan.

Hasil pengukuran menunjukkan konsentrasi karbon dioksida (CO₂) sebesar 0,03 persen, sementara gas berbahaya lain seperti hidrogen sulfida (H₂S), sulfur dioksida (SO₂), dan karbon monoksida (CO) tercatat 0 ppm.

“Berdasarkan hasil pengukuran sementara di lokasi pengecekan, tidak terindikasi adanya konsentrasi gas vulkanik berbahaya,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Selain itu, vegetasi di sekitar lokasi juga dilaporkan dalam kondisi normal tanpa tanda-tanda kerusakan akibat paparan gas beracun.

Aktivitas Gunung Sindoro Masih Normal

Badan Geologi menegaskan status aktivitas Gunung Sindoro saat ini berada pada Level I atau Normal. Masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan lanjutan dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kejadian.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk menjawab dugaan awal yang sempat mengaitkan insiden dengan kemungkinan paparan gas berbahaya dari aktivitas vulkanik maupun gas alam di sekitar lokasi.

Polisi Masih Telusuri Penyebab Kematian

Sementara itu, Kepolisian Resor Temanggung masih melakukan penyelidikan terkait kematian empat wisatawan yang merupakan satu keluarga tersebut.

Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra sebelumnya menyampaikan ada dua dugaan awal penyebab kematian, yakni keracunan makanan atau paparan gas hasil pembakaran barbeque di dalam tenda tertutup.

“Namun ini masih dugaan awal, kami masih menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium,” ujarnya.

Dugaan Awal: Gas Barbeque dalam Tenda Tertutup

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan kompor gas portable di area depan tenda glamping yang diduga digunakan untuk aktivitas barbeque.

Kompor tersebut berada di depan pintu tenda dengan tabung gas dalam kondisi kosong. Polisi menduga asap pembakaran masuk ke dalam tenda yang tertutup rapat setelah aktivitas selesai dilakukan.

Dugaan ini mengarah pada kemungkinan paparan karbon monoksida (CO) yang terperangkap di dalam tenda saat para korban beristirahat.

Empat Korban Satu Keluarga

Korban terdiri dari pasangan Muhamad Ali Munawar (52) dan Maghfirah (43), serta dua anak mereka, Bagas Amar Hakiki (21) dan Alvino Evan Hakim (16). Salah satu korban, Bagas, diketahui merupakan fotografer muda Keraton Yogyakarta sekaligus mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

Temuan di Lokasi dan Proses Penyelidikan

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti sisa makanan barbeque, kamera, lima telepon genggam, serta kendaraan milik korban. Hasil autopsi sementara menyebut korban meninggal dalam rentang waktu 8–12 jam sebelum ditemukan.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden yang sempat menggegerkan kawasan wisata alam Posong tersebut. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#wisata Posong Temanggung #Badan Geologi ESDM #gas vulkanik Sindoro #keracunan CO barbeque #penyelidikan polisi glamping