PONTIANAK POST- Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Prancis yang menghasilkan sejumlah capaian strategis, termasuk empat kesepakatan komersial baru di bidang energi, perdagangan, dan pertahanan.
Pesawat kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Base Ops Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.58 WIB, Sabtu. Presiden bertolak dari Paris pada Jumat (29/5) waktu setempat setelah menyelesaikan seluruh agenda kunjungan kenegaraan.
Setibanya di Jakarta, Presiden Prabowo disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Dalam perjalanan kembali ke Indonesia, Presiden didampingi delegasi terbatas yang terdiri atas Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, kepulangan Presiden dari Bandara Orly, Paris, dilepas melalui prosesi penghormatan militer. Presiden menerima penghormatan dari pasukan jajar kehormatan yang berjajar di sisi kiri dan kanan karpet merah sebelum keberangkatan menuju Indonesia.
Selama berada di Prancis, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda kenegaraan penting. Kegiatan diawali dengan upacara penyambutan resmi di Les Invalides, kemudian dilanjutkan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris.
Selain membahas berbagai isu strategis bilateral, Presiden Prabowo juga menghadiri jamuan makan malam kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Macron di Salle des Fetes, Istana Elysee. Di sela rangkaian kegiatan tersebut, Presiden turut melaksanakan Shalat Idul Adha bersama warga negara Indonesia dan diaspora Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya mengungkapkan bahwa kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Prancis menghasilkan empat kesepakatan komersial baru yang berfokus pada penguatan ketahanan energi, peningkatan perdagangan, dan pengembangan kerja sama pertahanan.
Menurut Teddy, capaian tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron di Istana Elysee.
Kedua kepala negara juga menghadiri peluncuran France-Indonesia High Level Business Council atau Forum Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis yang digagas oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama MEDEF International sebagai upaya memperkuat hubungan ekonomi dan investasi kedua negara. (ant)
Editor : Basilius Andreas Gas