Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PHE Tegaskan Strategi Dual Growth, Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Transisi Energi Rendah Karbon di IPA Convex 2026, Tangerang

Basilius Andreas Gas • Selasa, 2 Juni 2026 | 09:32 WIB
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung berkunjung ke booth PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di perhelatan The 50th IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di Tangerang, Banten, Rabu (20/5). (ANTARA/HO-PT Pertamina Hulu Energi (PHE))
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung berkunjung ke booth PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di perhelatan The 50th IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di Tangerang, Banten, Rabu (20/5). (ANTARA/HO-PT Pertamina Hulu Energi (PHE))

PONTIANAK POST- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat langkah transisi menuju energi rendah karbon melalui strategi pertumbuhan ganda di sektor hulu migas.

Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah menyampaikan bahwa perusahaan menerapkan strategi dual growth dengan mengoptimalkan bisnis inti minyak dan gas serta mengembangkan portofolio energi rendah emisi secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut turut disampaikan kepada Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat mengunjungi stan PHE pada gelaran The 50th IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di Tangerang, Banten.

Dalam kesempatan itu, PHE memaparkan kontribusinya sebagai tulang punggung hulu migas nasional dengan porsi produksi sekitar 65 persen minyak nasional dan 37 persen gas nasional, serta pengelolaan 27 persen blok migas di Indonesia.

Sepanjang 2025, perusahaan mencatat produksi minyak sebesar 556 ribu barel per hari dan gas 2,75 miliar standar kaki kubik per hari, yang ditopang oleh ribuan aktivitas pengeboran, well service, dan workover.

PHE juga menegaskan fokus pada manajemen risiko jangka panjang dalam menghadapi dinamika transisi energi global dengan pendekatan yang adaptif dan terintegrasi.

Di sisi keberlanjutan, perusahaan mencatat peringkat MSCI ESG “BBB”, menjalankan ratusan program tanggung jawab sosial, serta berhasil menurunkan emisi karbon lebih dari 1,6 juta ton CO2e.

Sejumlah proyek penangkapan dan penyimpanan karbon atau CCS/CCUS terus dikembangkan dengan target kapasitas penyimpanan mencapai 7,3 gigaton pada 2030.

Berbagai capaian operasional juga diraih, mulai dari injeksi CO2, penemuan cadangan baru, hingga pengembangan lapangan migas dan peningkatan produksi di sejumlah wilayah kerja strategis.

Ke depan, PHE menyiapkan sejumlah proyek besar termasuk eksplorasi laut dalam, pengembangan blok baru, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi operasi hulu migas nasional. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
#PHE #IPA Convex #rendah karbon #energi