Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Ratusan Kucing di Kepulauan Seribu Divaksin Rabies dan Disterilisasi, KPKP Catat 435 Vaksin dan 217 Sterilisasi hingga Mei 2026

Basilius Andreas Gas • Senin, 8 Juni 2026 | 17:51 WIB
Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan sterilisasi terhadap kucing pada Mei 2026. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)
Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan sterilisasi terhadap kucing pada Mei 2026. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)
 
 

PONTIANAK POST- Pengendalian penyakit rabies pada hewan penular rabies (HPR) di Kepulauan Seribu terus diperkuat melalui program vaksinasi dan sterilisasi kucing yang dilakukan secara bertahap oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kepulauan Seribu.

Hingga akhir Mei 2026, tercatat sebanyak 435 ekor kucing telah menerima vaksin rabies di sejumlah pulau permukiman sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit sekaligus perlindungan kesehatan masyarakat. “Vaksinasi rabies menjadi upaya preventif untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penularan rabies. Hingga akhir Mei 2026, kami telah memvaksinasi 435 ekor kucing,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kepulauan Seribu Nurliati saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Secara rinci, pada Maret 2026 vaksinasi dilakukan terhadap 121 ekor kucing yang terdiri dari 54 jantan dan 67 betina. Kemudian pada April 2026 meningkat menjadi 188 ekor dengan rincian 92 jantan dan 96 betina, sementara pada Mei 2026 sebanyak 126 ekor kucing kembali divaksinasi yang terdiri dari 56 jantan dan 70 betina.

Selain vaksinasi, pemerintah daerah juga menjalankan program sterilisasi untuk mengendalikan populasi kucing secara berkelanjutan dan humanis. “Program sterilisasi dilakukan untuk menekan laju pertumbuhan populasi kucing serta meningkatkan kualitas kesehatan hewan. Hingga akhir Mei, total kucing yang telah disterilisasi mencapai 217 ekor,” ujar Nurliati.

Ia menambahkan, pada April 2026 terdapat 91 ekor kucing yang disterilisasi, terdiri dari 36 jantan dan 55 betina, sedangkan pada Mei 2026 jumlahnya meningkat menjadi 126 ekor dengan komposisi 56 jantan dan 70 betina.

Menurut dia, program vaksinasi dan sterilisasi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah kepulauan dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan pemilik hewan peliharaan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kesehatan hewan peliharaan dengan mengikuti program vaksinasi dan sterilisasi yang diselenggarakan pemerintah. Dengan demikian, kesehatan hewan dan lingkungan dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
#KPKP #rabies #hewan penular rabies #kucing #kepulauan seribu