Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Selundupkan Lewat Lubang Anus, Seberat 19,14 Gram Sabu dengan Kemasan Kondom Digagalkan Petugas Lapas Banceuy Bandung

Basilius Andreas Gas • Senin, 8 Juni 2026 | 18:30 WIB
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIA Banceuy Andhika Saputra memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (8/6). (ANTARA/Rubby Jovan)
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIA Banceuy Andhika Saputra memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (8/6). (ANTARA/Rubby Jovan)

PONTIANAK POST- Upaya penyelundupan narkotika ke dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan berhasil digagalkan petugas Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung setelah menemukan sabu yang disembunyikan seorang pengunjung saat pemeriksaan di Bandung. Upaya penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat 19,14 gram itu melalui dubur atau disusupkan pada lubang anusnya dengan kemasan kondom .

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Banceuy Andhika Saputra mengatakan kecurigaan petugas muncul saat seorang pria berinisial F hendak memasuki ruang kunjungan karena menunjukkan gelagat mencurigakan sejak awal pemeriksaan. “Gerak-geriknya memang mencurigakan sejak dari depan saat masuk, nanti juga mungkin ada CCTV-nya. Saat masuk ke dalam juga saat diperiksa terlihat gelisah,” kata Andhika di Bandung, Senin.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan hingga menemukan barang terlarang yang disembunyikan di dalam tubuh pengunjung tersebut. Saat pemeriksaan berlangsung, F sempat berupaya menyembunyikan kembali barang yang dibawanya.

Setelah dipastikan sebagai narkotika, petugas langsung mengamankan F dan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat serta Polrestabes Bandung untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, F diketahui memiliki hubungan dengan salah satu warga binaan kasus narkotika di Lapas Banceuy. Ia datang bersama ibu dari warga binaan tersebut karena kunjungan hanya diperbolehkan bagi keluarga inti.

“Dia datang bersama ibu dari warga binaan agar bisa masuk untuk melakukan kunjungan,” kata Andhika.

Saat ini, pihak lapas masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk memeriksa ibu dari warga binaan yang turut mendampingi F dalam kunjungan tersebut. “Ibunya juga sedang diperiksa bersama yang bersangkutan. Dikhawatirkan memang mengetahui bahwa yang bersangkutan menyembunyikan atau menyelundupkan sabu tersebut,” ujarnya. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
#lapas #narkoba #sabu #penyelundupan