PONTIANAK POST - Banyak orang mengira gaya hidup minim sampah harus dimulai dengan membeli berbagai perlengkapan baru.
Founder Kelas Belajar Zero Waste, D.K. Wardhani, menyatakan langkah tersebut justru bukan prioritas utama. Dia menekankan bahwa masyarakat dapat memulai perubahan dengan memanfaatkan barang yang sudah tersedia di rumah.
Gunakan Ulang Sebelum Membeli Baru
Menurut Dini, prinsip penggunaan ulang atau reuse menjadi salah satu langkah paling sederhana sekaligus efektif untuk mengurangi sampah.
’’Pakai apa yang ada di rumah dulu. Kalau di dapur ada banyak kresek, ya pakai ulang sampai benar-benar rusak,’’ ujarnya, dikutip dari Jawapos.
Ia menilai langkah tersebut lebih bijak dibandingkan membeli produk baru yang pada akhirnya justru menambah konsumsi.
Biasakan Membawa Perlengkapan Belanja Sendiri
Setelah terbiasa menggunakan ulang barang yang ada, masyarakat bisa mulai menerapkan kebiasaan sederhana saat berbelanja.
Baca Juga: 61 Persen Sampah di Sambas Berasal dari Rumah Tangga, Pemkab Dorong Daur Ulang Berbasis Komunitas
Salah satunya dengan membawa tas belanja sendiri ketika pergi ke pasar atau berbelanja kebutuhan harian.
Di dalam tas tersebut dapat disiapkan wadah tambahan seperti baskom, besek, maupun kotak makanan untuk memisahkan bahan makanan basah dan kering.
Menurut Dini, perubahan kecil seperti ini dapat membantu mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai secara signifikan jika dilakukan secara konsisten. (*)
Editor : Chairunnisya