PONTIANAK POST - Wacana pembangunan Kereta Api Trans Sumatra kembali mengemuka. Presiden RI Prabowo Subianto sudah menyinggung proyek tersebut sejak dilantik.
Namun hingga kini, publik masih bertanya-tanya, kapan proyek ambisius yang digadang-gadang menghubungkan berbagai provinsi di Sumatra itu benar-benar dimulai?
Menariknya, persiapan untuk proyek ini ternyata sudah dilakukan sejak era Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Salah satunya dengan menyediakan ruang di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) untuk mengakomodasi pembangunan jalur kereta api di masa depan.
Baca Juga: Hal-Hal Terbaru tentang Proyek Kereta Api Kalimantan
Wacana Lama yang Kembali Menguat
Akun Instagram SSC Riau pada unggahannya (15/6) menyebut Presiden Prabowo telah mewacanakan pembangunan Kereta Api Trans Sumatra sejak dilantik sebagai Presiden RI.
“Sedikitnya telah 2 kali semenjak dilantik Presiden Prabowo mewacanakan pembangunan Kereta Api Trans Sumatra. Namun masih belum tampak hilal kapan mega project ini bakal di Ground Breaking,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu kemudian menarik perhatian warganet karena proyek Kereta Api Trans Sumatra sebenarnya sudah lama menjadi cita-cita pembangunan infrastruktur nasional.
Lahan Tol Trans Sumatera Sudah Disiapkan
Lebih lanjut, SSC Riau juga mengungkapkan bahwa persiapan pembangunan kereta api telah dipertimbangkan sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, salah satu sisi lahan Jalan Tol Trans Sumatra sengaja dibuat lebih lebar untuk mengakomodasi kemungkinan pembangunan jalur kereta api pada masa mendatang.
“Sebelumnya ketika Presiden ke-7 RI Jokowi menjabat, beliau sudah mempersiapkan lahan untuk pembangunan kereta ini kelak, yakni menggunakan salah satu sisi lahan di ruas Jalan Tol Trans Sumatra,” tulisnya.
Jika rencana itu terealisasi, jalur kereta api nantinya dapat memanfaatkan koridor yang sudah tersedia sehingga proses pembebasan lahan diperkirakan menjadi lebih mudah dibandingkan membangun jalur baru dari awal.
Publik Menunggu Kepastian
Meski wacana terus menguat dan lahan disebut telah dipersiapkan sejak beberapa tahun lalu, publik masih menunggu kepastian mengenai kapan proyek Kereta Api Trans Sumatra benar-benar dimulai.
Sebab, proyek ini bukan sekadar pembangunan jalur rel, tetapi juga menjadi simbol konektivitas baru yang diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan antar wilayah di Sumatra. (*)
Editor : Miftahul Khair