PONTIANAK POST – Rencana pembangunan Kereta Api Trans Sumatera kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Kali ini, sorotan datang dari warganet yang mempertanyakan mengapa proyek yang sudah lama dibahas itu belum juga menunjukkan tanda-tanda pembangunan, sementara sejumlah program pemerintah lain justru bergerak cepat.
Perdebatan itu mencuat setelah akun Instagram SSC Riau mengunggah kembali isu Kereta Api Trans Sumatera pada (16/6).
Baca Juga: Peluang Kereta Api Kalimantan Makin Terbuka, BRIN Kembangkan Teknologi Baru untuk Infrastruktur Rel
Dalam unggahannya, SSC Riau menyinggung bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah mewacanakan proyek tersebut sejak dilantik, tetapi hingga kini belum terlihat kapan proyek itu akan memasuki tahap ground breaking.
Sudah Dua Kali Diwacanakan
Akun SSC Riau menulis bahwa Kereta Api Trans Sumatera kembali menjadi perhatian karena belum ada perkembangan nyata meski beberapa kali disebut dalam pidato Presiden.
“Sedikitnya telah 2 kali semenjak dilantik Presiden Prabowo mewacanakan pembangunan Kereta Api Trans Sumatera. Namun masih belum tampak hilal kapan mega project ini bakal di Ground Breaking,” tulis SSC Riau dalam unggahannya.
Unggahan tersebut langsung menuai ratusan tanggapan dari warganet. Banyak yang berharap proyek itu segera direalisasikan karena dianggap penting untuk konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.
Baca Juga: Masyarakat Transportasi Indonesia Dorong Percepatan Kereta Api Kalimantan
Disebut Sudah Disiapkan Sejak Era Jokowi
SSC Riau juga mengungkap bahwa rencana pembangunan Kereta Api Trans Sumatera sebenarnya sudah dipersiapkan sejak pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Menurutnya, salah satu sisi lahan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sengaja disiapkan untuk mengakomodasi pembangunan jalur kereta api di masa mendatang.
“Sebelumnya ketika Presiden ke-7 RI Jokowi menjabat, beliau sudah mempersiapkan lahan untuk pembangunan kereta ini kelak, yakni menggunakan salah satu sisi lahan di ruas Jalan Tol Trans Sumatera,” tulisnya.
Warganet Bandingkan dengan Program yang Cepat Dieksekusi
Namun, yang paling menarik perhatian justru datang dari kolom komentar.
Akun @yovaljulianto menilai pemerintah mampu bergerak cepat pada sejumlah program lain, tetapi belum terlihat langkah nyata untuk Kereta Api Trans Sumatera.
“Proyek MBG, KDMP, Danantara, semua dieksekusi secepat kilat bahkan sebelum ada payung hukumnya. Tapi proyek infrastruktur esensial tidak ada kabar. Padahal sama-sama lahir dari pidato presiden,” tulisnya.
Baca Juga: Akademisi Ungkap Tantangan dan Peluang Proyek Kereta Api Kalimantan
Komentar tersebut mendapat banyak respon dari pengguna lain karena dianggap mewakili pertanyaan publik mengenai prioritas pembangunan pemerintah.
Sementara itu, akun @harunnababan19 menyampaikan komentar yang lebih singkat tetapi cukup menyita perhatian.
“Namanya juga 'hanya wacana',” tulisnya.
Komentar bernada skeptis juga datang dari akun @edysusil090 yang hanya menulis dua kata:
“Omon omon,” ungkapnya.
Baca Juga: AHY Siapkan Jalur Kereta Api Kalimantan, Pengamat Sebut Banyak Manfaat
Meski singkat, komentar-komentar tersebut menunjukkan adanya keraguan sebagian masyarakat terhadap realisasi proyek yang sudah lama dibicarakan itu. (*)
Editor : Miftahul Khair