Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Luke Anthony Vickery Resmi WNI, Menkum: Berjuang Wujudkan Harapan Presiden dan Rakyat Indonesia Untuk Piala Dunia 2030

Miftahul Khair • Jumat, 17 Juli 2026 | 17:34 WIB
Luke Anthony Vickery bersama Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, usai pengambilan sumpah kewarganegaraan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, Kamis (16/7). (DOK KEMENKUM RI)
Luke Anthony Vickery bersama Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, usai pengambilan sumpah kewarganegaraan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, Kamis (16/7). (DOK KEMENKUM RI)

PONTIANAK POST – Pesepak bola kelahiran Kailua, Honolulu, Hawaii, Luke Anthony Vickery, resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengucapkan sumpah kewarganegaraan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, Kamis (16/7/2026).

Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas. Dengan rampungnya proses tersebut, Luke kini memenuhi syarat untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Naturalisasi Luke merupakan hasil proses panjang yang diawali dari usulan PSSI melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga pada awal 2026. Setelah melewati seleksi administrasi serta kajian Tim Pemeriksa Peneliti Pemberian Kewarganegaraan (TP3K) lintas kementerian, ia dinyatakan layak memperoleh kewarganegaraan Indonesia.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Petakan Empat Permasalahan Hukum Prioritas untuk Susun Program Berbasis Data 2026

Tahapan berikutnya berlanjut dengan persetujuan DPR pada 17 Juni 2026 sebelum diusulkan kepada Presiden untuk penetapan kewarganegaraan.

Luke yang kini berusia 19 tahun memiliki garis keturunan Indonesia dari nenek pihak ibu yang lahir di Medan pada 3 Desember 1937.

Di level profesional, Luke memperkuat klub Macarthur Sydney yang berlaga di Liga Australia. Sebelumnya, ia juga pernah membela Western United.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum berharap Luke mampu memberikan kontribusi besar bagi sepak bola nasional.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar dan DJKI Percepat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal di Kalimantan Barat

“Saya berharap Luke bisa berjuang bersama dengan pemain timnas lain untuk bahu membahu mewujudkan keinginan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Masyarakat Indonesia, untuk tampil di Piala Dunia 2030”, ungkapnya.

Luke menyambut antusias status barunya sebagai WNI dan menyatakan siap memberikan kemampuan terbaiknya bagi Indonesia.

“Saya bersama tim siap untuk membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030” katanya.

Prosesi pengambilan sumpah turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum Nico Afinta, Wakil Duta Besar RI untuk Australia Lintang Paramitasari Parnohadiningrat, serta Kepala KJRI Sydney Pendekar Muda Leonard Sondakh.

Menanggapi proses naturalisasi tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, mengapresiasi seluruh tahapan pewarganegaraan yang telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, pemberian kewarganegaraan kepada Luke merupakan bentuk dukungan negara terhadap peningkatan prestasi olahraga nasional melalui mekanisme hukum yang profesional dan akuntabel.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Lanjutkan Pemeriksaan Notaris, MPWN Segera Gelar Rapat Pleno Penentuan Putusan

"Naturalisasi ini merupakan bentuk nyata hadirnya negara dalam mendukung kemajuan sepak bola Indonesia melalui proses hukum yang transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan. Kami berharap Luke Anthony Vickery dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Tim Nasional Indonesia serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan cita-cita bangsa tampil di Piala Dunia 2030 sebagaimana harapan Presiden Republik Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia," ujar Jonny Pesta Simamora.

Ia menambahkan, Kementerian Hukum akan terus memberikan pelayanan kewarganegaraan yang profesional, berintegritas, dan sesuai ketentuan hukum agar setiap proses pewarganegaraan dapat memberikan manfaat bagi kepentingan nasional.

Editor : Miftahul Khair
Luke Anthony Vickery Kemenkum RI Kanwil Kemenkum Kalbar timnas indoensia