Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Calon Manajer Kopdes Merah Putih Ikuti Pelatihan hingga 31 Juli, Disiapkan Kelola Koperasi secara Profesional

Miftahul Khair • Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:39 WIB
Calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mengikuti pelatihan kompetensi sebagai persiapan mengelola koperasi secara profesional di Pusdik Armed, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura/bar)
Calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mengikuti pelatihan kompetensi sebagai persiapan mengelola koperasi secara profesional di Pusdik Armed, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura/bar)

PONTIANAK POST - Kementerian Koperasi (Kemenkop) mulai menggelar pelatihan dan sertifikasi bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di seluruh Indonesia mulai 17 hingga 31 Juli 2026 sebagai upaya menyiapkan SDM profesional pengelola koperasi desa.

Pelatihan tersebut merupakan tahapan kedua setelah para peserta mengikuti pembentukan karakter dan pendidikan bela negara yang difasilitasi Kementerian Pertahanan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menyiapkan garda terdepan yang akan menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga: Menkop Resmikan Kopdes Usaha CPO dan PLTS Agustus 2026, Bakal Jadi Proyek Percontohan

"Pelatihan ini bukan sekadar peningkatan kompetensi teknis, melainkan penyiapan garda terdepan untuk menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujar Ferry saat pembukaan pelatihan di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Cimahi, Jawa Barat, Jumat (17/7).

Ferry menjelaskan penguatan kompetensi manajerial akan dilanjutkan dengan sertifikasi kompetensi agar setiap calon manajer memiliki karakter, profesionalisme, dan kemampuan yang dibutuhkan dalam mengelola koperasi.

Menurutnya, keberhasilan operasional KDKMP sangat bergantung pada kualitas para manajer yang akan menjadi ujung tombak pelayanan dan penggerak ekonomi masyarakat di desa.

"Apa yang kami rintis hari ini harus diteruskan. Dalam perjalanannya tentu akan ada tantangan dan hambatan, tetapi tujuan besar perjuangan ini harus mampu melampaui semua tantangan tersebut. Karena itu, jangan mudah menyerah dan tetap fokus pada misi besar membangun ekonomi desa melalui koperasi," katanya.

Baca Juga: Lima Peserta Latsarmil Kopdes Meninggal, Ombudsman Buka Peluang Investigasi Atas Prakarsa Sendiri

Selain memperkuat tata kelola koperasi, manajemen keuangan, dan disiplin kerja, pemerintah juga membekali peserta dengan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kolaborasi bersama pengurus, pengawas, dan masyarakat desa.

"Kami ingin para manajer KDKMP tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik, memimpin tim, dan berinteraksi dengan masyarakat desa. Soft skills ini akan sangat menentukan keberhasilan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujar Ferry.

Ia menambahkan para lulusan pelatihan diharapkan mampu mengelola koperasi secara akuntabel, profesional, dan adaptif karena KDKMP akan berperan sebagai pengelola distribusi barang bersubsidi, penyedia layanan keuangan mikro, hingga agregator produk UMKM lokal.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari mengatakan program ini diikuti puluhan ribu peserta yang tersebar di 15 komando latihan, 60 satuan pendidikan, dan 451 kelas di seluruh Indonesia.

Selama 13 hari, peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama 90 jam pelajaran yang mencakup tata kelola koperasi, manajemen keuangan, digitalisasi, kewirausahaan, pengembangan soft skills, kepemimpinan, serta pemanfaatan Talent DNA.

"Selain itu pemanfaatan Talent DNA untuk memperkuat integritas, kepemimpinan, serta kesiapan para manajer dalam mengelola KDKMP secara profesional," jelas Destry.

Baca Juga: 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Bertugas Agustus 2026, Pelatihan Manajerial hingga Akhir Juli

Pelatihan akan ditutup dengan uji sertifikasi kompetensi berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai tahap akhir pembentukan calon manajer KDKMP. (jpc)

Editor : Miftahul Khair
calon manajer koperasi Kopdes Merah Putih KDKMP pelatihan kompetensi