Peneliti Mulai Melirik Potensi Kulit Buah Kluwih yang Selama Ini Terbuang

Chairunnisya • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 14:48 WIB
Kluwih (RADAR KEDIRI/JAWAPOS GRUP)
Kluwih (RADAR KEDIRI/JAWAPOS GRUP)

PONTIANAK POST - Saat mengolah buah kluwih, sebagian besar orang biasanya langsung membuang kulitnya.

Padahal, bagian yang selama ini dianggap limbah tersebut ternyata menarik perhatian para peneliti karena mengandung berbagai senyawa yang berpotensi dimanfaatkan.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Apt. Mangestuti Agil, MS, menjelaskan bahwa penelitian mengenai kulit buah kluwih terus berkembang untuk mengetahui kandungan senyawa aktif di dalamnya.

Baca Juga: Tepung Biji Kluwih Berpotensi Jadi Bahan Makanan Bergizi untuk Bayi

Penelitian Mengidentifikasi Puluhan Senyawa

Prof. Mangestuti menjelaskan, masyarakat selama ini terbiasa membuang kulit buah kluwih sebelum dimasak. Kondisi itu mendorong peneliti Indonesia mempelajari kandungan yang terdapat pada bagian tersebut.

Kulit buah yang telah dibersihkan dan dikeringkan kemudian diekstraksi menggunakan berbagai jenis pelarut.

Hasil penelitian yang dipublikasikan pada 2020 menunjukkan terdapat sekitar 25 jenis senyawa kimia dengan komposisi yang berbeda-beda.

Baca Juga: Tak Hanya Sayur Lodeh, Buah Kluwih Kaya Protein dan Mineral Penting

Mengandung Senyawa Fitosterol

Pada ekstrak etilasetat ditemukan senyawa golongan terpenoid, salah satunya lupeol asetat. Menurut Prof. Mangestuti, lupeol asetat merupakan senyawa fitosterol yang layak mendapatkan perhatian lebih lanjut dalam penelitian.

Pada studi lain, senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas sebagai antiradang dan antikanker.

Meski demikian, pemanfaatannya masih memerlukan penelitian lanjutan agar manfaatnya dapat dipahami secara lebih mendalam.

Baca Juga: Tak Cuma Enak, Buah Nangka Phnya Kandungan Vitamin dan Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan dan Kecantikan

Prof. Mangestuti menilai hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengoptimalkan pemanfaatan kulit buah kluwih yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Selain sumber bahan bakunya melimpah, kulit buah kluwih juga mudah diperoleh karena merupakan hasil samping dari pengolahan buah. (*) 

Editor : Chairunnisya
Prof Mangestuti Agil manfaat kluwih kulit buah kluwih senyawa bioaktif penelitian kluwih