Dubes Negara Seychelles Dorong Kembangkan Wisata dan Konservasi Berbasis Ekonomi Biru untuk Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Berkelanjutan

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 08:47 WIB
Dubes Negara Seychelles Nico Barito (ANTARA/Agus Salam)
Dubes Negara Seychelles Nico Barito (ANTARA/Agus Salam)

PONTIANAK POST- Pengembangan sektor pariwisata yang berpadu dengan konservasi alam dinilai mampu menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) jika dikelola secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat.

Duta Besar (Dubes) Negara Seychelles Nico Barito mengatakan kunjungannya ke Kaltara bertujuan membagikan pengalaman negaranya dalam mengembangkan pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, sehingga sumber daya alam memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Jadi yang saya berbagi dengan Kaltara ini adalah pengalaman-pengalaman baik kami dalam memajukan pariwisata, pengalaman baik kami dalam konservasi alam, sehingga hasil-hasil dari alam itu punya nilai tambah yang tinggi,” ujarnya di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat.

Menurut Nico, Kaltara memiliki peluang besar mengembangkan ekonomi biru melalui pemanfaatan potensi mangrove, perikanan organik, serta investasi yang berbasis pada pelestarian lingkungan.

Ia menilai penanaman dan perlindungan kawasan mangrove, disertai pengelolaan ikan dan udang organik, dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Nico menambahkan pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan secara tepat dan melibatkan masyarakat akan memperkuat upaya konservasi dalam jangka panjang. Pendekatan tersebut juga dinilai mampu menarik dukungan pendanaan dari lembaga internasional.

“Ke depan bisa dibentuk skema kerja sama yang menghadirkan dana konservasi dan dana pengembangan, sehingga manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan,” katanya.

Menurut dia, model pembangunan tersebut akan menjaga hutan tetap lestari, kawasan pesisir tetap terpelihara, sekaligus memastikan generasi mendatang masih memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung kehidupan.

“Menjaga alam tidak harus mengorbankan ekonomi. Justru dari alam yang terawat, masa depan ekonomi biru Kaltara bisa tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menyambut baik kunjungan kerja Dubes Seychelles beserta rombongan yang datang dalam rangka mendukung pelaksanaan program Konservasi Ekonomi Biru di Kaltara.

“Kehadiran Bapak Dubes Seychelles di Kaltara merupakan anugerah bagi masyarakat Kaltara, karena membuka peluang kegiatan yang dapat meningkatkan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Zainal mengatakan Kaltara memiliki kekayaan sumber daya alam dan keragaman budaya yang menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, pengalaman serta jejaring internasional yang dimiliki Nico Barito diharapkan dapat membantu mengoptimalkan potensi daerah.

“Pengalaman dan jejaring internasional yang dimiliki Bapak Nico Barito di bidang perbankan, lingkungan hidup, sumber daya alam dan mineral, investasi, hingga pariwisata kita harapkan dapat membantu pengembangan potensi Kaltara secara lebih optimal,” kata Gubernur Zainal. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
Seychelles konservasi alam kalimantan utara pertumbuhan ekonomi ekonomi biru