PONTIANAK POST - Presiden Prabowo Subianto menyebut Trans Kalimantan sebagai proyek lanjutan setelah pengembangan Trans Sumatera Railway.
Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kamis (30/7). Namun, dalam sambutannya, Presiden belum menjelaskan trase, wilayah yang akan dilintasi, maupun jadwal pembangunan proyek tersebut.
Trans Kalimantan Disebut Setelah Trans Sumatera
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan pemerintah akan melanjutkan pengembangan jaringan kereta api setelah proyek Trans Sumatera Railway.
“Habis ini Trans Sumatera Railway dari Bandar Lampung sampai ke titik paling utara. Habis Trans Sumatera nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan kita mulai. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara makmur,” kata Prabowo dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden (30/7).
Hingga akhir sambutan, Presiden tidak menyampaikan rincian mengenai koridor yang akan dibangun, provinsi yang akan dilintasi, panjang jalur, maupun tahapan pelaksanaan proyek Trans Kalimantan.
Kereta Api Disebut Instrumen Logistik dan Ekonomi Rakyat
Sebelum menyinggung rencana Trans Kalimantan, Prabowo menekankan pentingnya peran kereta api dalam mendukung pembangunan nasional.
Menurutnya, kereta api merupakan moda transportasi yang ekonomis dan memiliki fungsi pelayanan publik.
Baca Juga: Prabowo: Kereta Api, Truk, Bus, Mobil hingga Motor Akan Beralih ke Listrik
“Kereta api adalah instrumen logistik yang ekonomis. Kereta api memberi manfaat kepada rakyat banyak, terutama rakyat yang berpenghasilan rendah. Kereta api adalah instrumen ekonomi rakyat,” ujarnya.
Prabowo juga mengatakan pengembangan perkeretaapian tidak semata mengejar keuntungan, tetapi harus tetap melayani masyarakat, termasuk kota-kota kecil.
Ia juga meminta adanya investasi yang lebih besar di sektor perkeretaapian, termasuk peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.
Arah Pengembangan Transportasi
Dalam kesempatan yang sama, Presiden menyebut kereta api merupakan bagian penting dari transportasi masa depan. Ia mengatakan pemerintah ingin mengembangkan sistem transportasi yang berbasis listrik dan didukung energi hijau.
“Kereta api adalah bagian penting dalam pariwisata, transportasi masa depan. Kita ingin semua berbasis listrik. Kita akan bangun energi yang hijau, energi yang terbarukan,” kata Prabowo.
Belum Ada Penjelasan Teknis
Pernyataan mengenai Trans Kalimantan disampaikan di akhir sambutan Presiden setelah membahas pengembangan sektor perkeretaapian nasional.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Prabowo Umumkan Percepat Kereta Trans Kalimantan, Tantang Kemenhub-PT KAI
Namun, dalam pidato tersebut belum terdapat penjelasan mengenai jalur yang akan dibangun, provinsi yang akan dilintasi, target waktu pembangunan, maupun skema pelaksanaan proyek Trans Kalimantan.
Informasi tersebut juga tidak disampaikan dalam rangkaian acara peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang.
Editor : Miftahul Khair