Prabowo Minta Tambah Investasi Kereta Api, Singgung Rencana Trans Kalimantan

Khoiril Arif Ya'qob • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 13:04 WIB
Rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Kalteng dan Kalsel. (ILUSTRASI AI)
Rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Kalteng dan Kalsel. (ILUSTRASI AI)

PONTIANAK POST - Presiden Prabowo Subianto meminta agar investasi di sektor perkeretaapian terus ditingkatkan. Menurutnya, pengembangan transportasi berbasis rel perlu menjadi perhatian karena memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

“Ah, ini saya titip pesan benar-benar sama Kereta Api Indonesia, kita harus investasi lebih banyak di bidang kereta api ya,” kata Prabowo dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden (30/7).

Baca Juga: KAI Belajar ke China untuk Proyek Kereta Logistik Kalimantan, Ini Alasan Negeri Tirai Bambu Jadi Acuan

Kereta Api Dinilai Layani Kepentingan Rakyat

Sebelum menyampaikan pesan tersebut, Prabowo mengatakan kereta api merupakan moda transportasi yang memiliki manfaat luas bagi masyarakat.

Menurutnya, kereta api menjadi instrumen logistik yang ekonomis sekaligus mendukung mobilitas masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

“Kereta api adalah instrumen logistik yang ekonomis. Kereta api memberi manfaat kepada rakyat banyak, terutama rakyat yang berpenghasilan rendah. Kereta api adalah instrumen ekonomi rakyat,” ujar Prabowo.

Karena itu, ia menilai pengembangan sektor perkeretaapian tidak semata-mata didasarkan pada pertimbangan keuntungan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Dokumen Kemenhub Ungkap Rencana Kereta Api Kalimantan, Jalur Pontianak-Perbatasan Malaysia Ternyata Sudah Studi Kelayakan Sejak 2015

Minta Kota Kecil Tetap Dilayani

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan agar pengembangan layanan kereta api tidak hanya berfokus pada kota-kota besar.

Ia mengatakan masyarakat di kota-kota kecil juga perlu memperoleh akses transportasi kereta api sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata.

Selain itu, Presiden meminta peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, termasuk melalui pembenahan perlintasan sebidang.

Dorong Transportasi Berbasis Energi Bersih

Prabowo juga menyampaikan bahwa kereta api akan menjadi bagian penting dari sistem transportasi masa depan.

Menurutnya, pemerintah ingin mengembangkan transportasi berbasis listrik yang didukung energi hijau.

“Kereta api adalah bagian penting dalam pariwisata, transportasi masa depan. Kita ingin semua berbasis listrik. Kita akan bangun energi yang hijau, energi yang terbarukan,” katanya.

Baca Juga: DPR Dorong Pembangunan Kereta Api di Sulawesi Tenggara, Pemerintah Merestui

Singgung Rencana Trans Kalimantan

Sebelum akhir sambutannya, Presiden juga menyinggung rencana pengembangan jaringan kereta api lintas pulau.

Ia mengatakan setelah pengembangan Trans Sumatera Railway, pemerintah akan melanjutkan dengan Trans Kalimantan Railway.

“Habis Trans Sumatera nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan kita mulai,” ujar Prabowo.

Namun, dalam pidato tersebut Presiden belum menjelaskan trase, wilayah yang akan dilintasi maupun tahapan pembangunan proyek tersebut.

Editor : Miftahul Khair
konektivitas Kalimantan kereta api kalimantan Trans Kalimantan Railway investasi KAI