PONTIANAK POST - Anggota DPD RI Agustin Teras Narang menyambut positif pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pembangunan jalur Kereta Api Kalimantan atau Trans Kalimantan Railway.
Ia menilai proyek tersebut layak segera ditindaklanjuti karena berbagai kajian telah dilakukan sejak dirinya menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah.
Apresiasi Arahan Presiden Prabowo
Teras Narang mengatakan dirinya mendengar langsung pernyataan Presiden Prabowo saat meresmikan Stasiun Tawang di Semarang, Kamis (30/7/2026), yang menantang Menteri Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mewujudkan jalur Kereta Api Trans Kalimantan.
Baca Juga: Akses Kereta Api Bandara APT Pranoto ke IKN Sudah Masuk Rencana
Ia menilai arahan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan proyek strategis yang dinilai mampu meningkatkan konektivitas antardaerah di Pulau Kalimantan.
“Selanjutnya mengenai jalur kereta trans Kalimantan, akan sangat elok bila sungguh ditindaklanjuti oleh Kementerian Perhubungan dan Kereta Api Indonesia,” ujar Teras Narang dikutip dari Instagram DPD RI Kalteng (31/7).
Kajian Disebut Sudah Pernah Disiapkan
Menurut Teras Narang, saat memimpin Kalimantan Tengah, pemerintah daerah telah mendorong secara serius rencana pembangunan jalur kereta api tersebut.
Ia mengungkapkan berbagai kajian telah diselesaikan, mulai dari aspek sosial, ekonomi, budaya, ekologi hingga hukum.
“Berbagai kajian dan analisa sosial ekonomi hingga budaya dan ekologis, serta hukum, telah dilakukan dan tuntas pada saat itu. Tinggal perlu penyesuaian termasuk menjajaki ulang mitra yang tepat untuk digandeng dalam mewujudkannya,” katanya.
Kereta Api Dinilai Dukung Ketahanan Energi dan Logistik
Selain meningkatkan konektivitas, Teras Narang menilai keberadaan jalur kereta api juga dapat memperkuat sistem logistik di Kalimantan.
Menurutnya, jaringan rel dapat dimanfaatkan untuk menjamin distribusi batubara menuju pembangkit listrik sehingga pasokan energi daerah menjadi lebih terjaga.
Ia juga mengaitkan keberadaan jalur kereta dengan upaya mencegah kebocoran sumber daya alam yang selama ini kerap disinggung Presiden Prabowo.
“Kehadiran jalur kereta api juga bisa dipakai memastikan keamanan logistik dan pasokan batu bara hingga mencegah terjadinya pemadaman maupun munculnya yang sering kali disebut Presiden sebagai kebocoran produk sumber daya alam karena ketiadaan jalur kendali,” ujarnya.
Ajak Kepala Daerah Bersinergi
Di akhir pernyataannya, Teras Narang mengajak pemerintah daerah di seluruh Kalimantan membangun koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengawal realisasi proyek tersebut.
Baca Juga: Prabowo Minta Tambah Investasi Kereta Api, Singgung Rencana Trans Kalimantan
Ia berharap para kepala daerah aktif berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan serta kementerian terkait agar arahan Presiden Prabowo dapat segera diwujudkan menjadi program pembangunan yang nyata.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” tutupnya.
Editor : Miftahul Khair