289 Siswa Berastagi Sumut Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Efprizan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:59 WIB
Ratusan siswa di Berastagi, Karo, Sumatera Utara, menjalani perawatan setelah diduga keracunan usai menyantap MBG. (Istimewa)
Ratusan siswa di Berastagi, Karo, Sumatera Utara, menjalani perawatan setelah diduga keracunan usai menyantap MBG. (Istimewa)

PONTIANAK POST - Sebanyak 289 siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjalani perawatan medis setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8).

Dilansir Sumut Pos (jaringan Pontianak Post), kejadian tersebut melibatkan siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Swasta Bersama Berastagi.

Hingga Kamis malam, para siswa terdampak mendapatkan penanganan di lima fasilitas kesehatan dengan kondisi yang masih terus dipantau.

Ratusan Siswa Dirawat di Lima Fasilitas

RS Amanda menangani 157 siswa yang terdiri atas 137 pasien rawat inap dan 20 pasien rawat jalan.

Baca Juga: Ribuan Porsi MBG Dimusnahkan Sebelum Dikonsumsi, 549 Siswa Diduga Keracunan di Trenggalek

Sebanyak 90 siswa lainnya menjalani perawatan di RS Efarina, 35 siswa di RSUD Kabanjahe, empat siswa di RS Mina, dan tiga siswa mendapatkan penanganan di Puskesmas Berastagi.

Data tersebut masih bersifat sementara karena proses pendataan dan pemeriksaan medis terhadap siswa terdampak masih berlangsung.

Jumlah pasien berpotensi berubah sesuai perkembangan kondisi kesehatan dan hasil pendataan dari masing-masing fasilitas kesehatan.

Pemkab Karo Pastikan Penanganan

Pemerintah Kabupaten Karo bergerak menangani para siswa dan memastikan kebutuhan medis mereka terpenuhi setelah kejadian tersebut.

Baca Juga: Temuan Ulat di MBG Teluk Pakedai, Dinkes Kubu Raya Perketat Pengawasan SPPG

Bupati Karo Antonius menegaskan pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap keselamatan dan proses pemulihan seluruh siswa yang terdampak.

"Pemerintah Kabupaten Karo bertanggung jawab penuh atas keselamatan dan kesembuhan anak-anak kita. Kami pastikan perawatan medis berjalan maksimal," tegas Antonius.

Pemkab Karo juga memastikan siswa yang telah dinyatakan pulih oleh dokter akan difasilitasi kepulangannya hingga ke rumah masing-masing.

"Jika ada siswa yang kondisinya sudah membaik dan dinyatakan sehat oleh tim dokter, proses kepulangannya akan difasilitasi langsung oleh Pemkab Karo hingga sampai ke rumah masing-masing," lanjut Antonius.

Baca Juga: BGN Buka Kanal Aduan Khusus Guru untuk Program MBG, Laporkan ke Sini Jika Ada Keluhan

Penyebab Keracunan Masih Diinvestigasi

Hingga Kamis malam, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami ratusan siswa tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta investigasi.

Pemkab Karo meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan dari pihak terkait diketahui.

Pemerintah daerah juga berkomitmen menyampaikan perkembangan kondisi para siswa secara terbuka kepada masyarakat.

"Insiden ini sekaligus menjadi sorotan serius terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya terkait keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi para siswa," ujar Antonius.

Evaluasi terhadap pelaksanaan MBG diperlukan untuk memastikan aspek keamanan pangan berjalan seiring dengan tujuan program pemenuhan gizi bagi peserta didik. (*)

Editor : Efprizan
MBG Berastagi Mbg keracunan mbg kabupaten karo Makan Bergizi Gratis