PONTIANAK POST - Seorang pria tanpa busana diamankan kepolisian setelah mengamuk dan diduga memukul pengguna jalan di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (18/8) malam.
Pria yang diketahui bernama Joshua (23) tersebut diamankan setelah video aksinya viral di media sosial Instagram. Kepolisian menyebut Joshua bukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), melainkan diduga berada dalam kondisi mabuk.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan Joshua berada dalam pengaruh minuman keras saat melakukan aksi tersebut.
"Mabuk, enggak gila dia. Tapi lepas-lepas baju, katanya, saya lupa. Maksudnya, dia bener-bener mabuk, gitu loh," kata Nurma kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Menurut Nurma, proses pengamanan berlangsung sejak pagi hingga Joshua dibawa ke Polsek Jagakarsa sekitar pukul 11.00 WIB. Pemeriksaan awal juga tidak menemukan barang bukti lain dari tangan Joshua.
Sudinsos Terima Laporan Penyerangan
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Bernard Tambunan mengatakan Satuan Tugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Posko Lenteng Agung sebelumnya menerima laporan mengenai seorang pria yang disebut ODGJ dan menyerang pengguna jalan.
"Satgas P3S Sudin Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan Posko Lenteng Agung menindaklanjuti laporan melalui media sosial (Instagram) tentang ODGJ yang menyerang pengguna jalan," tutur Bernard.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengamanan. Bernard mengatakan pria tersebut telah diamankan pihak kepolisian sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
"Sudah dibawa dan diamankan pihak polsek sekitar pukul 01.00 WIB dini hari," kata Bernard.
Sementara itu, polisi menduga Joshua mengonsumsi minuman beralkohol jenis Intisari. Namun, botol atau barang bukti minuman tersebut belum ditemukan karena disebut telah dibuang.
“Enggak ada, cuma dia kan itu mabuk, cuman ada ini aja, mabuk Intisari. Kami cari barang buktinya, katanya sudah ditaruh di situ,” ujar Nurma.
Polisi menduga aksi tersebut dilakukan karena Joshua berada dalam kondisi mabuk. Joshua yang berstatus mahasiswa masih menjalani pemeriksaan.
Dalam kejadian tersebut, polisi menyebut baru satu orang yang terdata sebagai korban pemukulan. Jumlah korban masih akan dipastikan melalui pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
"Masih diperiksa (pelaku mahasiswa). Korbannya kemarin satu orang. Cari dulu lah, ya, biar tahu kan, biar enak kan, bisa kami sampein," ucap Nurma.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.40 WIB pada Selasa (18/8) malam dan videonya kemudian viral melalui akun Instagram @drama.ibukota. (ant)
Editor : Basilius Andreas GasSumber : Antara