Water Bombing Dijadwalkan Minggu Pagi untuk Padamkan Karhutla Way Kambas

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:25 WIB
Water Bombing Dijadwalkan Minggu Pagi untuk Padamkan Karhutla Way Kambas
Tim gabungan sedang melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur. (ANTARA/HO-TNWK)

PONTIANAK POST - Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, akan diperkuat dengan operasi water bombing pada Minggu pagi.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendapatkan bantuan pemadaman dari udara.

"Terkait dengan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Taman Nasional Way Kambas tadi malam. Kami sudah mendapatkan laporan kebakaran tersebut dan berkoordinasi dengan BPBD Lampung Timur, Tim TNWK, TNI, Polri dan masyarakat yang saat ini sedang melakukan upaya penanganan," ujar Jihan di Bandarlampung, Sabtu.

Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat 13 titik panas di kawasan TNWK yang berada di Kabupaten Lampung Timur.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BNPB untuk meminta bantuan pemadaman menggunakan water bombing. Dan besok pagi akan ada pemadaman menggunakan water bombing, kita doakan ini bisa berjalan dengan lancar, serta berlangsung sesuai jadwal di esok pagi," katanya.

Operasi Modifikasi Cuaca Senin

Selain water bombing, operasi modifikasi cuaca juga telah dijadwalkan BNPB pada Senin (24/8).

"Kita berharap tidak akan meluas titik apinya," ucap dia.

Jihan mengatakan upaya pemadaman masih berlangsung. Namun, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala dalam proses penanganan di lapangan.

"Yang cukup menjadi kendala dalam proses pemadaman di antaranya masalah akses, karena jauh sekali dari jalan. Sehingga tim pemadam sampai hari ini menggunakan alat manual dan alat-alat sederhana untuk memadamkan. Terlebih lagi lokasi jauh dari kanal air sehingga menyulitkan," tambahnya.

Selain akses, angin kencang di wilayah tersebut menyebabkan kabut asap tebal. Kondisi itu mengganggu pandangan tim pemadam kebakaran saat melakukan penanganan di lokasi.

"BPBD Lampung Timur, Tim TNWK, TNI, Polri dan masyarakat sangat membantu, karena langsung dilakukan upaya penanganan atau mitigasi kebakaran di lokasi tersebut sampai sore ini," ujar dia. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
TNWK water bombing karhutla angin kencang