PONTIANAK POST – Video seorang pria yang diduga prajurit TNI Angkatan Laut menghadiri acara kecantikan transgender di Thailand viral di media sosial. Mabes TNI kini menelusuri identitas pria tersebut serta status penugasannya.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, setiap penugasan personel harus memiliki dasar dan mengikuti mekanisme yang berlaku. Evaluasi akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran.
“Pada prinsipnya, setiap penugasan personel TNI memiliki dasar, mekanisme, serta ketentuan yang berlaku. Apabila ada hal di luar itu, tentu akan dievaluasi,” kata Nas, Kamis (3/9).
Terlihat Menuntun ke Panggung
Dalam video yang beredar, seorang pria mengenakan pakaian biru menyerupai seragam TNI AL. Tali kur terlihat terpasang di pundak kanannya.
Pria tersebut tampak menuntun seorang lelaki berjas hitam dan berkain untuk menaiki panggung. Sejumlah akun Instagram menyebut acara itu sebagai kontes kecantikan transgender yang digelar di Thailand.
Namun, lokasi, nama acara, identitas pria berseragam, dan tujuan kehadirannya belum dikonfirmasi secara resmi. Mabes TNI juga belum menjelaskan perkembangan penelusuran secara terperinci.
Nama Anggota DPD Dicatut
Keterangan yang menyertai sejumlah unggahan menyebut pria berjas hitam tersebut sebagai anggota DPD RI Arya Wedakarna. Hingga berita ini disusun, belum ada konfirmasi dari Arya Wedakarna mengenai klaim tersebut.
Karena itu, identitas orang-orang dalam video maupun narasi yang beredar di media sosial belum dapat dipastikan hanya berdasarkan rekaman visual.
TNI Siap Evaluasi
Nas menegaskan, Mabes TNI masih memeriksa apakah pria dalam video benar merupakan prajurit aktif. TNI juga mendalami kemungkinan kehadiran yang bersangkutan sebagai bagian dari penugasan resmi atau kepentingan pribadi.
Apabila terbukti ada tindakan di luar aturan, TNI akan melakukan evaluasi sesuai ketentuan internal. “Saat ini masih dilakukan penelusuran terkait identitas prajurit dan status penugasannya,” ujarnya.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro