PONTIANAK POST - PT Angkasa Pura Indonesia mengumumkan operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Husein Sastranegara Bandung telah kembali melayani penerbangan pada Selasa (8/9).
Sebelumnya, aktivitas di ketiga simpul transportasi udara tersebut sempat dihentikan sementara akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menyatakan bahwa pemulihan layanan penerbangan di tiga bandara utama ini mengacu pada terbitnya Notice to Air Missions (Notam) dari AirNav Indonesia.
Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau Ganggu 2.961 Penerbangan, 341 Ribu Penumpang Terdampak
Arie memastikan, status resumed operations resmi diterbitkan sejak pukul 00.30 WIB. "Fasilitas sisi udara (air side) dan sisi darat (land side) ketiga bandara siap kembali melayani penerbangan," kata Arie dalam keterangan resminya, pada Selasa, 8 September 2026. "Seluruh personel operasi dan layanan bandara juga dipastikan siap," sambungnya.
Kendati demikian, standar operasional prosedur (SOP) prapembukaan tetap dijalankan secara ketat. Petugas di lapangan telah membersihkan endapan abu vulkanik di seluruh area vital air side, meliputi apron, taxiway, hingga runway.
"Selain itu, juga dilakukan uji kekesatan di runway, yang menunjukkan fasilitas tersebut memenuhi standar dan persyaratan untuk melayani operasional penerbangan," jelas Arie.
Pembukaan Bertahap di Bandara Soetta
Di lokasi terpisah, General Manager Bandara Soetta, Heru Karyadi, mengungkapkan bahwa pemulihan operasional penerbangan di Soekarno-Hatta dilaksanakan secara bertahap guna mengedepankan aspek keselamatan aviasi.
Baca Juga: 49 Penerbangan Kualanamu Batal Terdampak Abu Gunung Anak Krakatau
Pada fase awal pemulihan, arus pergerakan pesawat diatur ketat lewat skema Air Traffic Flow Management (ATFM).
"Pada fase awal recovery, pengendalian penerbangan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui penerapan ATFM," tutur Heru dalam keterangannya, pada Selasa, 8 September 2026.
"Pengaturan ini diperlukan agar arus keberangkatan dan kedatangan dapat kembali berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus memungkinkan kapasitas operasional bandara dipulihkan secara bertahap," terangnya.
Langkah ini diambil guna mengurai penumpukan armada, mempercepat jadwal keberangkatan pesawat yang sempat tertunda, serta mengembalikan daya tampung apron secara proporsional.
"Calon penumpang diimbau untuk senantiasa memantau dan memastikan status serta jadwal penerbangannya melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara tujuan, mengingat adanya penyesuaian jadwal penerbangan," imbuhnya.
Daftar Bandara yang Kembali Beroperasi
Seiring dengan pembukaan Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara, Bandara Radin Inten II di Lampung juga dilaporkan kembali melayani penerbangan mulai pukul 09.45 WIB hingga 23.59 WIB.
Baca Juga: Tiga Bandara Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Gunung Anak Krakatau
Berdasarkan pembaruan Notam terbaru, terdapat total 10 bandara yang kini telah siap beroperasi kembali, antara lain:
-
Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)
-
Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
-
Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
-
Bandara Radin Inten II (Lampung)
-
Bandara Muhammad Taufiq Kiemas (Pesisir Barat)
-
Bandara Budiarto (Curug, Banten)
-
Bandara Pondok Cabe (Tangerang Selatan, Banten)
-
Bandara Salakanagara (Tanjung Lesung)
Khusus untuk Bandara Budiarto Curug dan Bandara Pondok Cabe, izin operasional telah dibuka lebih awal sejak pukul 02.25 WIB.
Editor : Miftahul Khair