Menhub Ganti Dirjen Perhubungan Laut

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 22:59 WIB
JENGUK KORBAN: Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjenguk korban selamat KMP Virgo Transport 8 yang menjalani perawatan di Banjarmasin, Minggu (13/9). (FOTO: KEMENHUB)
JENGUK KORBAN: Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjenguk korban selamat KMP Virgo Transport 8 yang menjalani perawatan di Banjarmasin, Minggu (13/9). (FOTO: KEMENHUB)

 

PONTIANAK POST — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengganti Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud. Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Lollan Panjaitan ditunjuk sebagai pelaksana tugas untuk menjaga operasional organisasi dan memperkuat pengawasan keselamatan pelayaran.

Kementerian Perhubungan menyebut pergantian tersebut sebagai bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi. Pemerintah berharap perubahan kepemimpinan dapat mempercepat perbaikan pelayanan transportasi laut yang langsung berkaitan dengan keselamatan penumpang.

Lollan Panjaitan Jadi Pelaksana Tugas

Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Farida Makhmudah membenarkan pergantian tersebut. Lollan akan memimpin sementara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut hingga ditetapkan pejabat definitif.

“Iya, ada pergantian dan saat ini sudah ditunjuk pelaksana tugasnya. Pergantian bukan hanya di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, tetapi juga di Badan Pengembangan SDM Perhubungan,” kata Farida saat dihubungi, Jumat (18/9).

Pergantian juga dilakukan pada jabatan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan. Penunjukan pelaksana tugas diperlukan karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.

Kemenhub Sebut Penyegaran Organisasi

Farida mengatakan mutasi merupakan bagian dari evaluasi manajerial untuk memperkuat kinerja organisasi. Pergantian pimpinan tidak disebut sebagai ukuran keberhasilan atau kegagalan pejabat sebelumnya.

Keputusan tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan penguatan kepemimpinan dan sistem pengawasan di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Kemenhub belum menjelaskan secara terperinci hasil evaluasi terhadap kepemimpinan Muhammad Masyhud. Pemerintah juga belum mengumumkan posisi berikutnya bagi pejabat tersebut.

Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas

Pergantian pimpinan diharapkan menyatukan fokus jajaran Kemenhub dalam meningkatkan keselamatan pelayaran. Pembenahan akan mencakup regulasi, administrasi, dan pengawasan operasional di lapangan.

Farida mengatakan kebijakan itu sejalan dengan arahan Dudy yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama transportasi nasional. Kemenhub akan melibatkan para pemangku kepentingan dalam memperkuat pengawasan.

Bagi masyarakat, efektivitas pergantian tersebut akan diukur melalui perbaikan nyata. Hal itu mencakup kelaikan kapal, kepatuhan terhadap manifes, kesiapan alat keselamatan, kompetensi awak, dan kecepatan penanganan keadaan darurat.

Pelayanan Laut Harus Tetap Berjalan

Penunjukan pelaksana tugas dilakukan untuk mencegah kekosongan kepemimpinan. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tetap bertanggung jawab memastikan layanan kepelabuhanan, navigasi, kelaikan kapal, dan keselamatan angkutan laut berjalan tanpa gangguan.

Kemenhub berharap kepemimpinan baru dapat mempercepat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Kesinambungan tugas menjadi penting karena transportasi laut merupakan jalur utama mobilitas warga dan distribusi logistik di wilayah kepulauan.

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
Dirjen Perhubungan Laut diganti Muhammad Masyhud Lollan Panjaitan keselamatan pelayaran Kementerian Perhubungan