Karhutla Melanda Tiga Wilayah Muara Enim, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 12:47 WIB
Tim gabungan memadamkan karhutla di Desa Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Minggu. (ANTARA/HO-BPBD Muara Enim)
Tim gabungan memadamkan karhutla di Desa Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Minggu. (ANTARA/HO-BPBD Muara Enim)

PONTIANAK POST - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda tiga wilayah di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Sabtu (19/9) siang. Petugas gabungan langsung dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mencegah kobaran meluas ke kawasan permukiman warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim Abdurrozieq Putra mengatakan, karhutla terjadi hampir bersamaan di tiga titik. Lokasi yang terdampak yakni Desa Gunung Megang, Desa Patra Tani, serta kawasan Jalan Pesirah, Kelurahan Muara Enim.

Di Desa Gunung Megang, Kecamatan Gunung Megang, kebakaran menghanguskan sekitar 5 hektare lahan gambut. Sementara di Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, luas lahan yang terbakar mencapai 1 hektare.

Adapun di Jalan Pesirah, Kelurahan Muara Enim, api membakar area semak belukar dengan luas sekitar 100 meter. Kondisi kemarau panjang diduga turut meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan.

Dua Lokasi Padam, Gunung Megang Masih Ditangani

Abdurrozieq mengatakan, tim gabungan bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel kemudian dibagi untuk menangani tiga titik kebakaran secara bersamaan.

"Karhutla di Desa Patra Tani dan Jalan Pesirah sudah padam total sejak kemarin. Sementara karhutla di Gunung Megang dari 5 hektare lahan yang terbakar baru 2 hektare diantaranya yang berhasil dipadamkan oleh petugas di lapangan," katanya.

Pemadaman di Gunung Megang kembali dilanjutkan pada Minggu (20/9). Petugas mengoptimalkan personel dan peralatan yang tersedia untuk mempercepat proses penanganan di lokasi.

Personel yang terlibat terdiri atas BPBD Posko Induk, Dinas Pemadam Kebakaran Muara Enim, TNI, Polri, Manggala Agni, petugas PDAM, Pemerintah Desa Gunung Megang, serta masyarakat setempat.

Untuk mencapai titik kebakaran, tim harus menempuh jarak sekitar 50 kilometer dari Posko Induk. Dalam operasi tersebut, petugas membawa satu unit mobil pemadam kebakaran, satu unit tangki suplai air, tujuh kendaraan roda dua, mesin pompa jinjing, dan selang machino.

"Saat ini petugas masih berjibaku memadamkan api. Mudah-mudahan saja proses pemadaman hari ini dilakukan tuntas dan api dapat padam total," ujarnya. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
Muara Enim Gunung Megang bpbd karhutla