DVI Polda Kalsel Minta Keluarga Korban KM Virgo Segera Lapor

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 19:41 WIB
Anggota Tim DVI Polda Kalsel dokter Supriadi (kanan) memberikan keterangan terkait hasil identifikasi korban meninggal dunia dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ketujuh kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (19/9) malam. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)
Anggota Tim DVI Polda Kalsel dokter Supriadi (kanan) memberikan keterangan terkait hasil identifikasi korban meninggal dunia dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ketujuh kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (19/9) malam. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

PONTIANAK POST - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan meminta keluarga korban KM Virgo Transport 8 yang belum melapor segera menyerahkan data antemortem. Data tersebut dibutuhkan untuk membantu proses identifikasi korban yang masih dalam pencarian setelah kapal mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Anggota Tim DVI Polda Kalsel, dokter Supriadi, mengatakan lebih dari 100 data antemortem telah diterima dari keluarga korban hingga Sabtu malam. Data tersebut dihimpun melalui posko antemortem di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, serta sejumlah rumah sakit.

“Keluarga korban yang belum memberikan informasi terkait keluarga atau korban yang hilang, termasuk jika ada korban temuan baru, bisa segera menyampaikan data-data di Posko Ante Mortem kami di Pelabuhan Trisakti dan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin,” kata Supriadi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Sabtu malam.

Data antemortem dari keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam proses identifikasi korban. Karena itu, Tim DVI membuka akses pelaporan bagi keluarga yang belum memberikan informasi mengenai anggota keluarganya yang berada dalam manifes kapal.

Sembilan Korban Meninggal Telah Teridentifikasi

Pada Sabtu (19/9), Tim DVI Polda Kalsel berhasil mengidentifikasi tiga korban meninggal dunia. Sebelumnya, enam korban lainnya telah lebih dahulu teridentifikasi.

Dengan demikian, seluruh sembilan korban meninggal dunia yang ditemukan oleh tim SAR gabungan hingga Sabtu telah berhasil diidentifikasi.

Berdasarkan konfirmasi Basarnas hingga hari ketujuh operasi SAR, Sabtu pukul 21.00 Wita, sebanyak 117 korban telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.

Sementara itu, sebanyak 126 orang masih belum ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan membawa 243 orang pada 12 September 2026.

Kapal tersebut dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan kehilangan kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Pada hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
Polda Kalsel antemortem proses identifikasi Virgo Transport 8