BNPB Sebut Penyiraman Darat Berhasil Padamkan Kebakaran Gambut di Sulbar dan Sulut

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 15:03 WIB
Ilustrasi: Personel Polda Sulut dan TNI bahu-membahu memadamkan api yang membakar kawasan hutan lindung Gunung Soputan. (ANTARA/HO-Polda Sulut)
Ilustrasi: Personel Polda Sulut dan TNI bahu-membahu memadamkan api yang membakar kawasan hutan lindung Gunung Soputan. (ANTARA/HO-Polda Sulut)
 
PONTIANAK POST - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan upaya penyiraman darat oleh tim satgas gabungan berhasil memadamkan dan mengendalikan kebakaran lahan gambut di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), serta Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menjelaskan bahwa penyiraman darat digelar sebagai langkah respons cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kedua kawasan terdampak.

"BPBD Kabupaten Mamuju Tengah bersama tim gabungan mengerahkan dua armada dan tangki semprot untuk melakukan penyiraman darat, sehingga lahan gambut seluas dua hektare yang terbakar di Desa Tobadak kini sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya," kata Berton di Jakarta, Senin.

Berton memaparkan bahwa kebakaran gambut di Mamuju Tengah yang diduga dipicu oleh pembuangan puntung rokok sembarangan pada Sabtu (19/9) tersebut berhasil dipadamkan total oleh petugas gabungan pada Minggu (20/9).

Sementara itu, untuk kasus karhutla di kawasan Kaki Gunung Klabat, Desa Klabat, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, tiupan angin kencang sempat membuat kobaran api meluas hingga membakar lahan seluas 60 hektare.

Operasi Masif di Kaki Gunung Klabat

Guna mengendalikan kobaran api di Minahasa Utara, BPBD setempat memimpin operasi penyiraman darat dengan menerjunkan tiga armada mobil BPBD, empat unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Minahasa Utara, serta satu unit Damkar TNI.

Hingga Minggu (20/9), penanganan masif oleh tim satgas darat berhasil memadamkan mayoritas area terdampak, sehingga menyisakan sekitar 10 hektare lahan yang masih dalam proses pemadaman intensif.

Guna mencegah munculnya titik api baru, BNPB mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan serta menghindari aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar selama puncak musim kemarau berlangsung. (ant)
Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
Mamuju Tengah bnpb kebakaran lahan gambut minahasa utara