Razia Gabungan di Lapas Jambi Temukan Pisau Cukur hingga Korek Api

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB
Petugas gabungan dari TNI, Polri, BNN dan petugas lapas melakukan penggeledahan di dalam kamar hunian warga binaan Lapas Kelas IIA Jambi, Rabu (22/9) malam. (ANTARA/Agus Suprayitno)
Petugas gabungan dari TNI, Polri, BNN dan petugas lapas melakukan penggeledahan di dalam kamar hunian warga binaan Lapas Kelas IIA Jambi, Rabu (22/9) malam. (ANTARA/Agus Suprayitno)

PONTIANAK POST - Puluhan benda yang tidak semestinya berada di dalam kamar warga binaan ditemukan petugas saat razia gabungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi, Selasa malam. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang seperti pisau cukur, kaca, korek api, hingga besi.

Kaur Bin Ops Satuan Samapta Polres Muaro Jambi Iptu Gusmardi mengatakan temuan tersebut diperoleh setelah petugas gabungan menyisir blok hunian warga binaan.

"Dalam penggeledahan ini kita menemukan benda yang tidak semestinya seperti mancis dan pisau cukur," kata dia.

Petugas melakukan pemeriksaan langsung di berbagai sudut kamar serta mengecek barang bawaan warga binaan. Selain penggeledahan, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap sejumlah warga binaan.

Dari 290 orang yang dikumpulkan, sebanyak 30 warga binaan menjalani tes urine. Seluruh hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan negatif.

"Dari 290 orang yang dikumpulkan, 30 di antaranya menjalani tes urine. Hasilnya negatif semua. Ini (razia) bagian untuk mengantisipasi gangguan," jelasnya.

Razia Libatkan Puluhan Personel Gabungan

Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jambi Khairul Bahri Siregar mengatakan kegiatan tersebut melibatkan petugas internal dan eksternal. Dalam pelaksanaannya, empat petugas dari luar turut dilibatkan bersama media massa.

Personel gabungan terdiri atas 30 anggota Detasemen Gegana Polda Jambi, 20 personel Polres Muaro Jambi dari unsur Samapta dan Satresnarkoba, serta masing-masing 10 personel dari TNI dan BNN Jambi.

Dari penyisiran yang dilakukan, petugas hanya menemukan sejumlah benda yang tidak semestinya berada di kamar warga binaan. Telepon genggam maupun narkoba tidak ditemukan dalam razia tersebut.

Khairul mengatakan hasil razia menjadi bagian dari pelaksanaan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) melalui program kerja yang diusung. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menunjukkan adanya sinergi antara berbagai pihak dalam pelaksanaan pengawasan di lembaga pemasyarakatan.

"Sinergi yang luar biasa, dari hasil razia ada beberapa temuan kartu, alat cukur, mancis, botol parfum kaca, razia ini sesuai arahan. Tidak ditemukan telepon dan narkoba," ujarnya. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
benda terlarang lapas narkoba razia