Pemkab Kepulauan Seribu Bantu Angkut Air Bersih ke Pulau Panggang

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 11:28 WIB
Bupati Kepulauan Seribu Muhamad Fadjar Churniawan menaiki kapal fasilitas pengangkutan air bersih dari Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) PAM Jaya di Pulau Pramuka menuju Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. (ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu).
Bupati Kepulauan Seribu Muhamad Fadjar Churniawan menaiki kapal fasilitas pengangkutan air bersih dari Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) PAM Jaya di Pulau Pramuka menuju Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. (ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu).

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu memfasilitasi pengangkutan air bersih yang dibeli warga dari fasilitas Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) PAM Jaya di Pulau Pramuka menuju Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.

Bantuan tersebut diberikan untuk mengatasi kendala transportasi yang dihadapi warga Pulau Panggang saat membawa air bersih dalam kemasan galon dari Pulau Pramuka ke tempat tinggal mereka.

“Fasilitasi ini dilakukan untuk membantu warga Pulau Panggang yang membeli air bersih dalam kemasan galon di BWRO Pulau Pramuka, namun menghadapi keterbatasan sarana transportasi untuk membawa air tersebut ke tempat tinggal mereka,” kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Kamis.

Menurut Fadjar, pengangkutan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan distribusi air bersih dari Pulau Pramuka ke Pulau Panggang berjalan lebih lancar.

“Sekaligus mendukung kelancaran distribusi air dari Pulau Pramuka," ujar Fadjar.

Pengangkutan air dilakukan menggunakan sejumlah armada milik pemerintah, mulai dari kapal kelurahan, kapal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kapal Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), hingga kapal Bupati Kepulauan Seribu.

Warga Harap Sarana Air Bersih Diperkuat

Kegiatan distribusi tersebut turut melibatkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPBD, serta petugas pemadam kebakaran.

Penjual air galon, Evi (36), mengapresiasi langkah pemerintah yang membantu mengangkut air bersih menuju Pulau Panggang.

Menurut dia, meningkatnya kebutuhan air bersih membuat aktivitas penjualan turut menghadapi persoalan transportasi untuk mengirim air dari Pulau Pramuka.

"Fasilitas untuk membawa air sampai ke Pulau Panggang belum memadai," ungkap Evi.

Evi mengatakan air galon saat ini dijual sekitar Rp4.000 dengan ketentuan minimal pembelian untuk dua keluarga.

Namun, warga yang tidak memiliki kendaraan pribadi harus mengeluarkan biaya tambahan apabila menggunakan jasa transportasi lain.

"Kalau tidak ada yang punya motor, biasanya harus sewa kapal transportasi lain dan bayar lagi. Kalau pakai ojek, ada tambahan biaya lagi," tutur Evi.

Warga lainnya, Bargo (49), menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap distribusi air bersih bagi masyarakat Pulau Panggang.

"Kalau bisa, SWRO (Sea Water Reverse Osmosis) di Pulau Panggang juga diperbaiki agar kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi setiap hari," imbuh Bargo. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
Pemkab Kepulauan Seribu Pulau Pramuka Pulau Panggang Air Bersih