BTN Housingpreneur Batch 3 Resmi Dibuka, Masyarakat Berpeluang Dapatkan Hadiah Miliaran dari Adu Ide

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 23:48 WIB
BTN Housingpreneur Batch 3
BTN Housingpreneur Batch 3

 

PONTIANAK POST - Mahasiswa dan masyarakat yang baru memiliki gagasan bisnis berpeluang memperebutkan total hadiah miliaran rupiah melalui BTN Housingpreneur Batch 3. Kompetisi inovasi perumahan dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ini membuka pendaftaran gratis mulai 28 September hingga 30 November 2026.

Peserta tidak harus sudah mempunyai usaha. Melalui kelompok business ideation, gagasan untuk menjawab persoalan hunian dapat diajukan sebagai karya, mulai dari desain rumah hingga inovasi yang membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal lebih layak.

Nilai miliaran rupiah tersebut merupakan total akumulasi hadiah kompetisi, bukan hadiah untuk setiap pemenang. Laman resmi yang ditelusuri belum merinci nominal hadiah masing-masing kategori, tetapi menyebut kesempatan mengikuti inkubasi bisnis selama tiga bulan bagi pemenang.

BTN menargetkan 1.500 pengajuan karya dari mahasiswa, masyarakat umum, pengusaha, dan pengembang. Pendaftaran dibuka melalui kegiatan kick-off di Universitas Indonesia, Depok, Senin (28/9/2026).

Baru Punya Konsep Bisa Ikut

Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan kompetisi tersebut membuka ruang bagi calon pengusaha dan inovator yang belum memiliki bisnis. Menurutnya, solusi perumahan perlu digali dari beragam latar belakang.

“Kami datang bukan untuk mengatakan bahwa BTN telah memiliki seluruh solusi, tetapi justru ingin bertanya kepada generasi muda: solusi apa yang kalian punya? BTN Housingpreneur tidak hanya mencari entrepreneur yang sudah memiliki usaha, tetapi juga calon entrepreneur dan inovator yang mungkin hari ini baru mempunyai ide atau konsep,” kata Rully dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Kesempatan itu memungkinkan mahasiswa maupun masyarakat umum membawa gagasan mereka ke proses seleksi. Tantangannya adalah menjelaskan persoalan yang hendak diselesaikan, manfaat solusi, dan peluang penerapannya.

Rully menekankan, sektor perumahan memiliki cakupan luas. Peluang inovasi terbuka pada desain, arsitektur, konstruksi, material, teknologi, keberlanjutan, pembiayaan, hingga layanan pendukung hunian.

“Tantangannya bukan sekadar membangun lebih banyak rumah, tetapi menghadirkan hunian yang lebih terjangkau, berkualitas, berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pilih Kelompok Sesuai Kesiapan

Dalam keterangan BTN, peserta dibagi menjadi dua kelompok utama. Kelompok business ideation ditujukan bagi mahasiswa dan masyarakat umum, sedangkan established business menyasar pengusaha serta pengembang.

Kelompok business ideation mencakup kategori Rumah Nusantara, Housing Design, dan Housing Innovation. Sementara itu, kelompok established business meliputi Rumah Nusantara, Housing Ecosystem, Housing Tech, Housing Design, Affordable Housing, dan Commercial Housing.

Program berfokus pada tiga pilar, yakni keberlanjutan, teknologi, dan akses. Peserta didorong menghubungkan gagasannya dengan kebutuhan nyata masyarakat dalam memperoleh hunian.

“Karena itu, peserta perlu memulai bukan hanya dari pertanyaan ‘saya ingin membuat apa’, melainkan ‘masalah apa yang ingin saya selesaikan’,” kata Rully.

Dampak nyata dari dorongan inovasi ini telah terlihat pada penyelenggaraan periode sebelumnya. Pada BTN Housingpreneur 2025, proyek Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang yang dikembangkan PT Infiniti Triniti Jaya berhasil meraih Juara 1 kategori Affordable House Development. Inovasi perumahan subsidi ini menjadi yang pertama di Indonesia dalam meraih sertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH).

Penggunaan sistem sanitasi septic tank fiber serta desain sirkulasi udara yang efisien terbukti mampu memangkas biaya operasional dan perawatan penghuni secara terukur, sekaligus menghadirkan hunian subsidi yang ramah lingkungan. Di kategori lain, inovasi seperti myECO (teknologi penghemat energi) dan pemanfaatan limbah bahan bangunan oleh Parongpong RAW Lab juga memberikan efisiensi biaya serta nilai keberlanjutan bagi ekosistem perumahan.

Ide Terpilih Mendapat Pendampingan

Selain hadiah, peserta terpilih akan memperoleh pendampingan untuk mengembangkan model bisnis dan kemampuan presentasi. BTN juga menyiapkan proses business matching yang mempertemukan inovator dengan unit bisnis perseroan, pengembang, nasabah, dan mitra.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kesesuaian gagasan dengan kebutuhan pasar. Namun, peluang kerja sama maupun pembiayaan tetap bergantung pada proses penilaian dan kesepakatan lebih lanjut.

“Ini bukan hanya kompetisi ide. Ide yang terpilih akan mendapatkan coaching dan mentoring, kemudian dapat dipertemukan dengan kebutuhan bisnis yang ada. BTN juga dapat memberikan solusi pembiayaan agar inovasi tersebut berkembang menjadi usaha dan hadir di pasar,” ujar Rully.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan transformasi BTN menuju Beyond Mortgage, yang memperluas peran perseroan dalam ekosistem perumahan.

Daftar Gratis, Siapkan Presentasi Gagasan

Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi BTN Housingpreneur. Berdasarkan panduan penyelenggara, peserta perlu menentukan kategori, menyiapkan materi presentasi atau pitch deck, serta melengkapi identitas dan dokumen pendukung.

Materi presentasi perlu menjelaskan gagasan atau produk, keunggulan, potensi pasar, dan model bisnis. Peserta tidak diwajibkan memiliki rekening BTN saat mendaftar.

Setelah pendaftaran, karya melewati seleksi berkas dan evaluasi ide bisnis. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap presentasi hingga penjurian akhir sesuai ketentuan penyelenggara.

Untuk memperluas jangkauan peserta, BTN juga menjadwalkan roadshow ke Institut Teknologi Bandung, Universitas Sriwijaya, Universitas Diponegoro, dan Universitas Udayana. Informasi persyaratan serta mekanisme pengiriman karya dapat diperiksa melalui situs resmi sebelum pendaftaran ditutup pada 30 November 2026.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
BTN Housingpreneur Batch 3 kompetisi ide bisnis hadiah miliaran rupiah inovasi perumahan lomba mahasiswa